Merasa Ditipu, Siswa Sekolah Penerbangan Tadika Puri Medan Unjuk Rasa

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Medan – Siswa sekolah penerbangan Tadika Puri cabang Johor Medan melakukan aksi unjuk rasa di depan sekolahnya, Rabu, 17/11. Para siswa menyampaikan rasa kecewa karena selama ini pihak sekolah tidak menepati janjinya. Para siswa ini diberikan iming-iming pekerjaan setelah mengikuti pendidikan di lembaga tersebut.

Samuel Hutapea sebagai kordinator aksi menyampaikan orasinya di hadapan Ahmad selaku pimpinan cabang Tadika Puri. Mereka menuntut adanya kejelasan terhadap masa depan mereka dan biaya yang tidak sesuai dengan informasi awal saat mereka akan mendaftar di sekolah tersebut.

“Kami minta penjelasan soal biaya, kenapa ada lagi biaya tambahan? Padahal waktu kami mendapat promosi dari pihak Tadika Puri mengatakan biayanya 15 juta Rupiah sampai selesai atau selama 6 bulan pendidikan, tapi nyatanya masih ada diminta biaya-biaya lain seperti biaya aksesoris dan biaya OJT (On the Job Training),” kata Samuel.

“Fasilitas belajar juga tidak layak, ruangan tidak ber AC, wifi pun tidak ada, dan proses belajarnya juga tidak jelas jadwalnya,” ujarnya.

Sementara pihak Tadika Puri, Ahmad mengajak siswa untuk berdialog di dalam ruangan tetapi para siswa menolak, dan tetap tidak ada penjelasan apa pun yang keluar dari pihak sekolah.

Siswa-siswa menyatakan akan terus memperjuangkan persoalan ini ke jalur hukum. Juga akan melakukan aksi kembali menyampaikan aspirasi ini ke instansi-instansi terkait.

Pihak sekolah saat ditemui awak media, membantah bahwa Tadika Puri tidak ada memberi informasi mengenai biaya yang dikeluarkan hanya 15 juta sampai selesai. Biaya seperti OJT itu memang ada, tapi jumlahnya tidak disebutkan karena setiap perusahaan tempat siswa training itu berbeda-beda.

Pewarta : Rozi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *