Berkas Alex Noerdin Cs Belum Lengkap, Siap-siap Kejati Panggil Saksi Lagi

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, PALEMBANG – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumsel menyatakan berkas perkara Alex Noerdin Cs enam tersangka dugaan korupsi Masjid Sriwijaya belum lengkap. Sehingga para saksi siap-siap akan dipanggil lagi oleh Jaksa Penyidik.

Kasi Penuntutan Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sumsel, M Naimullah SH MH, Rabu (18/11/2021) mengatakan, jika dari hasil pemeriksaan kelengkapan berkas perkara keenam tersangka maka pihaknya menilai berkas belum lengkap hingga diberikan petunjuk untuk dilengkapi oleh Jaksa Penyidik.

“Jadi berkas perkaranya P18, dan kita sudah serahkan petunjuknya ke Jaksa Penyidik untuk kembali memeriksa saksi-saksi guna melengkapi berkas perkara tersebut,” ungkapnya

Masih dikatakannya, berkas dinyatakan kurang lengkap merupakan hasil penelitian kelengkapan berkas perkara yang telah dilakukan pihaknya.

“Dari hasil penelitian sehingga berkas perkara kelengkapannya belum kita anggap cukup. Dari itulah kita berikan petunjuk agar Jaksa Penyidik melakukan pemeriksaan saksi lagi,” tandasnnya.

Adapun keenam tersangka tersebut, yakni; Alex Noerdin (mantan Gubernur Sumsel), Mudai Madang (mantan Bendahara Yayasan Wakaf Masjid Sriwijaya) dan Laonma PL Tobing (mantan Kepala BPKAD Sumsel).

Kemudian Akhmad Najib (mantan Asisten Kesra Pemprov Sumsel yang juga Sekretaris Panitia Pembangunan Masjid Sriwijaya), Agustinus Antoni (Kabid Anggaran BPKAD yang juga Sekretaris Tim Anggaran Pemerintah Daerah Sumsel) dan Loka Sangganegara (Tim Leader Pengawas PT Indah Karya).

Sebelumnya Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Khaidirman SH MH, Senin (15/11/2021) mengatakan, jika Jaksa Penyidik Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sumsel telah melimpahkan berkas perkara keenam tersangka ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumsel.

“Setelah kami cek di Bidang Pidsus, ternyata untuk berkas perkara keenam tersangka tersebut sudah dilakukan tahap satu, yakni dilimpahkan dari Jaksa Penyidik ke Jaksa Penuntut Umum pada Jumat kemarin (12/11/2021),” ungkap Khadirman.

Dilanjutkan Khaidirman, jika pelimpahan berkas perkara tersebut merupakan tahapan penyidikan dalam rangka persiapan JPU Kejati untuk melimpahkan perkaranya ke pengadilan.

“Sebab, dengan telah dilakukan tahap satu maka JPU Kejati Sumsel akan meneliti kelengkapan berkas perkaranya. Apabila hasil penelitian berkas dinyatakan lengkap, barulah dilakukan tahap dua yakni Jaksa Penyidik melimpahkan keenam tersangka dan barang buktinya ke JPU guna persiapan sidangnya. Namun jika berkas dinilai masih kurang lengkap maka JPU akan memberikan petunjuk ke Jaksa Penyidik untuk melengkapi kekurangan berkasnya.

Pewarta : Fendi/Tim.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *