Korban Pengeroyokan Kecewa Kasus yang dialami Jalan ditempat

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Korban pengeroyokan yang terjadi di Gang Masda, Penjaringan, Kec Penjaringan Jakarta Utara, Kecewa.

Pasalnya kasus Pengeroyokan yang terjadi tanggal, 15 September lalu belum juga menemukan titik terang meski laporan sudah masuk ke Polsek Metro Penjaringan Polres Jakarta Utara.

Menjadi Pertanyaan Publik Ada apa.? Kenapa.? Mengapa.? Siapa sebenarnya pelaku?

Meski Kasus Pengeroyokan Sudah dilaporkan ke pihak kepolisian Polsek Metro Penjaringan, Namun terkesan lambat dan gelap dalam melakukan proses penanganan kasus tersebut.

Kejadian berawal dari kedatangan Dhay Alen (36) kerumah Aseng untuk menanyakan soal WA (Pesan Singkat) yang dikirim Surya kepadanya.

Menurut Dhay Alen (Korban), setelah datang kerumah Aseng (Pelaku) guna mengklarifisai pesan singkat (WA)itu sontak secara langsung dan tiba-tiba Aseng (Pelaku) memukuli Korban bersama kawan-kawannya yang mengakibatkan korban penuh luka disekitar organ tubuh.

Kerena posisi saya dalam keadaan lemah dan tidak bisa melakukan pembelaan, ya…saya langsung lapor ke Polsek Penjaringan. Dikepolisian dengan Tim 2 saya dimintai keterangan seputar ikwal proses kejadian,” tuturnya, Selasa, (25/11/21) dikutip dari Media Online,

Tidak sampai disitu, Dhay mengungkapkan adanya keterlambatan proses kejadiaanya setelah melapor.

” Sesuai laporan no Pol 766/K/IX/2021/ SEK.PENJ tertanggal 15/September/2021 sampai sekarang Aseng (Pelaku) belum tertangkap. Inilah yang membuat saya mempertanyakan kinerja Polsek Penjaringan,” Keluh dia

Sesuai laporan no Pol 766/K/IX/2021/ SEK.PENJ tertanggal 15/September/2021 sampai sekarang Aseng (Pelaku) belum tertangkap. Inilah yang membuat saya mempertanyakan kinerja Polsek Penjaringan,” tandasnya kemabali.

Hingga Berita Ini ditayangkan belum ada konfirmasi dari pihak kepolisian, Meski sudah dikonfirmasi melalui via seluler.

Pewarta : Shem Mitrapol

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *