Kunjungi Natuna, Tito Karnavian: Natuna harus dapat dukungan penuh dari Pusat dan Provinsi

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Batam Kepri – Tito dan Mahfud MD melakukan kunjungan kerja di kabupaten Natuna selama tiga hari, dari Selasa 23 November hingga Kamis 25 November 2021.

Kepada awak media, Mendagri Tito Karnavian mengatakan dana APBD Natuna satu triliun” tidak lah cukup untuk membangun Natuna. Maka dari itu harus mendapat dukungan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. Karena Natuna masih berharap dana APBD untuk membangun jelas tidak mencukupi.ujar Tito.

Tito menambahkan” Sangat perlu dukungan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat untuk membangun Natuna. Agar Natuna tidak seperti Pulau Sepadan dan Ligitan, lepas dari Indonesia, kata Tito saat konferensi pers di lantai satu Kantor Bupati Natuna, di Bukit Arai Ranai, Selasa (23/11/2021).

Lanjut Tito,”Laut Natuna sangat rawan karena terjadi klaim tumpang tindih, salah satu dengan Negara Tiongkok. Sebab Negara Tirai Bambu itu, mengklaim dengan nine dash line-nya. Sehingga harus diantisipasi sedini mungkin.”

Tidak satu jengkal pun wilayah Indonesia boleh di ambil negara luar. Sekali lagi saya tekankan, kita tidak ingin kejadian lepasnya Pulau Sepadan dan Ligitan dari Indonesia terulang kembali, tegas Kepala BNPP RI itu.

Hadir dalam kesempatan ini, Menkopolhukam Mahfud MD, Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad, Bupati Natuna Wan Siswandi, Ketua DPRD Natuna Daeng Amhar serta Danlanud Raden Sadjad (RSA) Ranai Kolonel (Pnb) Dedy I.S Salam.

Sementara itu ketua DPD Perpat Natuna Rian Andriananda saat dihubungi melalui sambungan telepon selulernya, kepada awak media ini mengatakan,”Seringnya kunjungan petinggi dari pemerintah pusat dan daerah ke Natuna, adalah merupakan perhatian khusus dari pemerintah pusat dan daerah untuk membangun Natuna,” kata Riyan.

Menurut Rian,” Natuna adalah daerah perbatasan yang perlu mendapat perhatian khusus, dikarenakan Natuna ini berbatasan langsung dengan negara negara luar. Seperti Brunei ,Malaysia, Vietnam, Thailand, Cina.”

Ditambah lagi,”Natuna ini kaya akan hasil alamnya, seperti minyak dan gas alamnya yang melipah, maka dari itu, tidak ada alasan lagi, Natuna harus maju dari segi pembangunan dan diutamakan pembangunannya, karena Natuna adalah daerah terdepan,” pungkas Riyan.

 

 

Pewarta : Ardie W

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *