Tegur Bupati Dawam, Ketua LMP Lamtim : Ada Penyebabnya hasil Pembangunan Buruk

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lampung Timur – Salah satu organisasi masyarakat (ORMAS) Laskar Merah Putih meminta kepada Bupati Lampung Timur, untuk menghentikan segala proses pelaksanaan pekerjaan yang dikerjakan oleh pihak (rekanan) yang tidak bertanggung jawab.

Pasalnya, saat ini perusahaan/mayoritas di kuasakan atau di sewa oleh oknum pelaksana proyek. Misalnya didalam pengerjaan jalan ataupun pembangunan gedung. Sehingga hasil dan kualitas dari pembangunanya jauh dari harapan.

Amir Faisol, SH sebagai Ketua Ormas Laskar Merah Putih (LMP) Lampung Timur, menemukan adanya indikasi dugaan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN). Bahwa jelas, dalam RAB proyek tidak ada anggaran untuk sewa menyewa perusahaan. Namun, persoalan ini tetap dilakukan tanpa bisa diungkap secara gamblang.

” Karena ada sewa perusahaan maka berdampak pada pengurangan mutu dan kualitas proyek,” ujar Amir Faisol kepada Mitrapol.com, Sabtu (28/11).

Salah satunya, temuan Tim LMP Lampung Timur, yakni proyek senilai 1,2 miliar dalam peningkatan jalan di Kebon damar Kecamatan Mataram Baru Kabupaten Lampung Timur.

Fakta nyata, bahwa hasil pantauan dan temuan, jika pihak pelaksana atau pemenang tender tidak melaksanakan pekerjaan sesuai tahapan. Ia menganggap, ada Penyebabnya hasil Pembangunan Buruk.

“Masa kontrak sudah hampir habis, material baru masuk kemarin Rabu 23/11/21, ini kan salah satu tidak mampunyai pelaksananya. Selain itu, dilokasi tidak ada papan informasi dari pihak pelaksananya. Apalagi ada pemberitahuan kepada Camat setempat. Namun anehnya, semua itu juga didukung Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penanggung jawab, PU seoalah tidak peduli dengan itu,” ujar Amir Faisol.

Atas temuan itu, kedepan tim LMP Marcab Kabupaten Lampung Timur, akan bersama-sama dengan elemen masyarakat peduli untuk menindak lanjuti hingga kepada ( APH ) Aparat Penegak Hukum. Sehingga pelaksanaan pembangunan di Lampung Timur bisa berjalanan baik tanpa unsur KKN.

Pewarta : MM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.