Walikota Cimahi Koordinasi Dengan Polres Cimahi untuk lakukan penyekatan jelang Nataru

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Cimahi Jabar – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan, Pemkot Cimahi akan menerapkan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 dan memberlakukan penyekatan, sebagaimana yang sudah diinstruksikan oleh Mendagri melalui Inmendagri Nomor 62 tahun 2021. Peraturan PPKM Level 3 di seluruh Indonesia itu berlaku sejak tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022.

“PPKM Level 3 yang diturunkan dari Inmendagri Nomor 62 udah turun. Bahwa tanggal 24-2 dilakukan PPKM Level 3 dengan tujuan kita mencegah, jangan sampai terjadi, gelombang ketiga Covid-19 di Kota Cimahi,” ujar Ngatiyana, Sabtu (27/11).

Ngatiyana meminta agar masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) nanti tidak pergi liburan atau mudik ke luar kota dan tetap di rumah, dengan mematuhi aturan protokol kesehatan.

“Tanggal 24 sampai dengan 2 Januari semuanya melaksanakan PPKM Level 3 atau tidak perlu mudik kemana-mana dan tetap di rumah masing-masing. Taat dengan protokol kesehatan minimal memakai masker dan sebagainya,” tuturnya.

“Dan ini diharapkan tidak lagi terjadi lonjakan,” imbuhnya. Terkait sanksi bagi pelanggar, dirinya akan berkoordinasi dengan Forkopimda melalui rapat PPKM.

Di samping itu, Ngatiyana menyatakan Pemkot Cimahi belum bisa menerima kunjungan dari masyarakat dari luar kota. Rencananya, Pemkot Cimahi akan kembali melakukan penyekatan untuk menekan mobilitas.

Untuk perencanaan penyekatan di jalan menuju Kota Cimahi, Pemkot akan berkoordinasi dengan Polres Cimahi.

“Bagi masyarakat yang hendak pulang kampung ke Cimahi kami belum terima. Dan kita akan berkoordinasi dengan Polres Cimahi bahwa kita akan melakukan penyekatan kembali,” ujarnya.
Ngatiyana berharap, PPKM ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar tetap menjalankan aturan prokes.

“Ini juga sosialisasi kepada masyarakat, bahwa tanggal 24 sudah dimulai PPKM Level 3. Sehingga mohon kesadarannya kepada masyarakat, jangan sampai terjadi pelanggaran lagi,” ujarnya

Pewarta : PH.Sihombing

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *