Warga Desa Gondel tersenyum ceria memperoleh sertifikat dari program PTSL

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Blora – Warga Desa Gondel Kecamatan Kedungtuban kabupaten Blora tersenyum ceria, setelah mendapatkan sertifikat program Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL).

Sertifikat yang diserahkan oleh kepala desa Gondel dan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Blora.

Kepala desa Gondel Suko Hadiwiyono di aula balai desa setempat pada 12/11/2021 kepada reporter Mitrapol menyampaikan, hal ini dalam rangka mendukung program strategis nasional khususnya kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), di mana pada 2025, Presiden RI Joko Widodo menargetkan semua bidang tanah di seluruh Indonesia harus sudah bersertifikat. Sedangkan untuk Provinsi Jawa Tengah, program itu ditargetkan selesai pada 2023.

Ia menambahkan, dengan adanya sertifikat ini berarti status kepemilikan tanah sudah jelas. Lebih dari itu, sertifikat juga bernilai guna sebagai modal masyarakat untuk membuka usaha, demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Saya berpesan kepada masyarakat agar menggunakan sertifikat ini dengan bijak dan sesuai peruntukkannya

Ia mengaku, Pemerintah Kabupaten Blora sangat mendukung program PTSL. Yakni dengan mengalokasikan APBD Program Daerah (Proda)

“Terima kasih kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Blora atas sinergitas dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini. Selama masa pandemi, tidak pernah bosan saya mengingatkan agar selalu berhati-hati. Harus waspada namun tidak panik, supaya tidak tertular virus corona,” tuturnya.

Suko juga mengimbau, supaya masyarakat jangan lupa untuk selalu menggunakan masker ketika keluar rumah, berperilaku hidup bersih dan sehat dengan sering melakukan cuci tangan makai sabun dengan air mengalir, serta menjaga jarak.

Suksesnya program PTSL menandakan program presiden telah diimplementasikan dengan baik. Ia berharap, semoga desa-desa lain di B lora tahun depan, juga mendapatkan alokasi PTSL.

Suko Hadiwiyono mengungkapkan berbagai manfaat yang diperoleh usai penyertifikatan tanah. Di antaranya, sertifikat dapat digunakan untuk agunan pinjaman di bank.

“Tentunya pinjaman yang diajukan untuk kegiatan produktif, bukan konsumtif,” ujarnya.

Pembagian sertifikat kali ini sejumlah 189 karna lanjutan dari tahun 2019 yang sudah terealisasi sebanyak 1,193 dengan demikian tanah di desa Gondel hampir semua sudah bersertifikat dengan adanya program PTSL ini, yang sangat membantu dan mempermudah masyarakat untuk memperoleh hak kepemilikan tanah secara sah.

Program dari pemerintah pusat untuk menertibkan kepemilikan status tanah melalui program PTSL pemerintah juga menargetkan pada 2025 semua tanah sudah bersertifik.

Pewarta : Menco

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *