Kualitas Pekerjaan Buruk, Elemen Masyarakat minta Kadis PUPR Lamtim tahan pencairan anggaran

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lampung Timur – Salah satu elemen masyarakat di Kabupaten Lampung Timur, meminta kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) agar tidak mencairkan dana anggaran proyek yang dikerjakan oleh rekanan yang berasal dari Dana Alokasi Khusus, di Tahun Anggaran 2021.

Hal itu di sampaikan, Amir Faisol sebagai Ketua LMP (Laskar Merah Putih) Markas Cabang (Marcab) Lampung Timur, menerangkan tentang buruknya kulitas pekerjaan di kerjakan rekanan yang diduga terindikasi KKN, dengan modus pinjam atau sewa perusahaan.

” Sayang Kepala Dinas sedang tidak ada ditempat,” ujarnya kepada sejumlah awak media, Senin (29/11/21) siang, saat mengunjungi kantor Dinas PU PR didampingi beberapa orang pengurus LMP.

Dikesempatan itu, ia menjelaskan kondisi sejumlah proyek yang buruk di Kabupaten Lampung Timur.

” Pada tahun anggaran 2021, buruknya proyek bukan hanya di wilayah Bumijawa – Purbolinggo senilai 10 Milyar. Tetapi lebih banyak lagi, tim LMP menemukannya. Atas kondisi tersebut, kami sebagai elemen masyarakat Lampung Timur meminta agar Dinas menahan atau tidak mencairkan anggaran, sebelum digelar ulang. Mengingat hampir seluruhanya adalah milik orang yang tidak bertanggung jawab, yaitu perusahaanya dapat minjam/sewa dan sebatas kuasa,” jelas Amir Faisol.

Pada kesempatan itu, Amir Faisol juga mengatakan, adanya temuan oleh tim LMP terindikasi bermasalah dibeberapa lokasi yang mencapai miliaran.

” Terindikasi juga proyek jalan senilai 1,2 miliar diwilayah Kebon Damar Mataram Baru, Puskesmas Waway Karya senilai 946 juta. Selain itu, proyek jalan di desa Sumber Gede Sekampung senilai 460 juta. Serta peningkatan ruas jalan Bumijawa Purbolinggo senilai 10 miliar dan proyek peningkatan jalan Tamancari – Sukadana senilai 5 miliar, juga semuanya terindikasi perusahaan pinkam atau sewa ,” tutup Amir Faisol.

Red

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *