Mahasiswa Kecewa Dewan Hapus Bantuan Pemerintah untuk Gempar Pabha

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pakpak Bharat – Gerakan Mahasiswa Pakpak Bharat (Gempar Pabha) mengaku kesal dengan sikap anggota dewan Pakpak Bharat yang menghapus bantuan untuk organisasinya.

Kekesalan tersebut diungkapkan mahasiswa Gempar Pabha mengetahui Banggar DPRD Pakpak Bharat menghapus anggaran untuk Ikatan Mahasiswa Pakpak Langsa dan Gerakan Mahasiswa Pakpak Bharat masing-masing Rp 15 juta.

“Sangat kecewalah,” kata Ketua Gempar Pabha Indra Maharaja, Selasa 30 Nopember 2021.

Soal keberan informasi tersebut, Indra mengatakan akan audiensi dengan DPRD Pakpak Bharat. “Kami audiensi dulu,” katanya.

Indra mengatakan bantuan pemerintah tersebut sebenarnya untuk kepentingan kelangsungan organisasi.

“Semuanya untuk kepentingan organisasi. Lagi pula jumlahnya kan sedikit,” ungkapnya.

Ditanya berapa jumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gempar Pabha, Indra mengatakan lebih dari 100 mahasiswa. “Lebih dari 100 mahasiswa,” ungkapnya.

Surat Komisi I

Sebelumnya, Juru bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Pakpak Bharat Elson Angkat memastikan anggaran Ikatan Mahasiswa Pakpak Langsa dan Gerakan Mahasiswa Pakpak Bharat masing-masing Rp15 juta dihapus.

Elson beralasan penghapusan bantuan tersebut berdasarkan surat komisi I DPRD Pakpak kepada pimpinan DPRD kepada pimpinan karena tidak melalui rapat gabungan.

“Terkait dengan anggaran Ikatan Mahasiswa Pakpak Langsa dan Gerakan Mahasiswa Pakpak Bharat yang disampaikan pada nota jawaban bupati dengan masing-masing pagu anggaran sebesar Rp15 juta dinyatakan dihapus berdasarkan surat komisi I DPRD Pakpak Bharat kepada pimpinan DPRD Kabupaten Pakpak Bharat karena tidak melalui rapat gabungan anggota DPRD,” ucap Elson Angkat pada laporan Banggar DPRD tentang peraturan daerah (Ranperda) APBD 2022, Salak 30 Nopember 2021.

Pewarta : Malau

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *