Terbukti Korupsi Gedung Kuliah Terpadu, Mantan Rektor UINSU divonis 2 Tahun Penjara

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Medan Sumut – Mantan Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Prof. DR Saidurahman MAg (49), divonis  2 tahun penjara karena terbukti bersalah korupsi pada pembangunan gedung perkuliahan terpadu UINSU.

Selain itu, majelis hakim diketuai Jarihat Simarmata yang bersidang secara virtual di ruang Cakra-3 Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Medan, Senin (29/11/2021), juga menjatuhkan denda Rp 500 juta subsider 1 bulan kurungan.

Kemudian, majelis hakim yang sama juga menjatuhkan vonis masing-masing 3 tahun penjara kepada terdakwa Drs Syahruddin Siregar MA (60) selaku Pejabat Pembuat  Komitmen (PPK) dan Joni Siswoyo (42), Dirut PT Multikarya Bisnis Perkasa (MBP), dan keduanya dihukum denda masing-masing Rp 500 juta subsider 1 bulan kurungan.

Menyangkut uang pengganti kerugian  negara sebesar Rp 10,3 milyar tidak disebutkan lagi, sebab telah dibayar oleh para terdakwa melului JPU Kejati Sumut.

Menurut majelis hakim, para terdakwa melanggar Pasal 3  Jo. Pasal 18 UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1e KUHP yaitu dakwaan Subsidiair.

Putusan majelis hakim beda tipis dengan tuntutan JPU Kejati Sumut Hendri Edison yang menuntut terdakwa Saidurrahman, 3 tahun penjara denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan.

Sedangkan terdakwa Syahruddin Siregar dan Joni Siswoyo masing-masing dituntut 4 tahun penjara, denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan.

Disebutkan,  UINSU TA 2018  mendapat anggaran berdasarkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) untuk pembangunan gedung perkuliahan terpadu UINSU di Jalan Wiliam Iskandar Ps V Medan Estate Kecamatan Percut Seituan, Kab.Deli Serdang,  Sumatera Utara

Dana yang dikucurkan dengan nominal pagu sebesar Rp 50 miliar, bersumber dari dana APBN Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

Disebutkan, terdakwa Saidurrahman selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Syahruddin Siregar selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Joni Siswoyo selaku Dirut PT MBP (berkas terpisah).

Belakangan diketahui Gedung Perkuliahan Terpadu itu tidak dapat dipergunakan alias mangkrak, akibatnya negara dirugikan Rp 10,3 milyar.

 

Pewarta : ZH

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *