Hampir setahun KPM BPNT Desa Teluk tidak mendapatkan sembako dan Gerudug Kantor Desa, ini salah siapa?

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pandeglang – Hati bertanya dan kesedihan yang dirasakan puluhan ibu- ibu KPM BPNT desa Teluk Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang-Banten yang berlarut-larut dan berbulan-bulan hanya memegang KKS dengan saldo kosong dan tidak bisa mendapatkan program sembako.

Ibu – ibu warga Desa teluk Datangi kantor Desa, terkait BPNT yang belum lagi mereka terima selama dari yang 9 bulan bahkan lebih.

Bacaan Lainnya

Salah satu dari ibu – ibu tersebut, mengatakan jika dirinya dan warga lainya sudah 9 bulan tak menerima bantuan BPNT dan kosong aja saldonya.

” Kita wong selaku warga teluk wis sanga wulan ore oleh, bantuan BPNT, sadurunge kita uliih, ( Kami selaku warga Teluk sudah 9 bulan tidak mendapatkan bantuan BPNT, sebelumnya kami dapatkan.),” tutur masamah dengan bahas khasnya kepada awak media.

Masih menurut masamah dan lainya, selama ini, pihaknya menyatakan jika dalam hal ini Pemerintah memberikan bantuan tersebut agar di rasakan oleh rakyatnya,” Pemerintah dalam berikan bantuan sudah benar dan kami juga merasakan, namun sudah 9 bulan bahkan ada juga yg sebelas bulan kami tidak menerimanya, apa alasanya,” ungkap masamah dan lainya.

Yang membuat dirinya dan para wargalainya, jika PKH mendapatkan kenapa BPNT tidak, “Setahu saya yang sudah sudah, jika mendapatkan PKH otomatis mendapatkan BPNT, ini sembilan bulan dan bahkan variasi pak yang belum mendapatkan,” tutur warga lainya.

Disisi lain Rakmadi selaku agen saat dikonfirmasi menyatakan jika masyarakat tersebut sudah mendapatkan bantuanya.

Ibu Raeni itu sudah mendapatkan 4 pagu/bulan pak,dan nama KPM tersebut mendapatkan,” jelas Rakmadi kepada awak media. Selasa (30/11/21).

Sebenarnya banyak yang seperti itu pak, semua itu sudah kita konfirmasi terhadap TKSK untuk diperbaikin datanya, dan dari operator desanya sendiri yang memperbaiki data yang tidak singkron seperti no NIK yang tidak valid.

Nah informasi yang saya dapat katanya sih sudah hampir 90 persen dari data yang diperbaiki tadi sudah seharusnya mendapatkan, yah buktinya masih begitu saja, kasihan masyarakatnya pak, terangnya lagi.

KPM BPNT yang merasa kosong saldonya sudah datang kesaya dan sudah saya ajukan ke TKSK, dan ada juga KPM data BNBA yang ketika mau pendistribusian nama KPM tidak ada didata tetapi KPM memiliki KKS ketika dicek saldonya ada kita tetap kita distribusikan dan itu bisa dan memang hak mereka.lanjutnya.

Saya sebagai kordinator agen kadang bingung juga pak, dan saya paling tegas dalam pembelaan hak -hak KPM yang belum mendapatkan ini tapi yah begini lagi, saldo KPM masih kosong katanya datanya sudah diperbaiki yah masih kosong juga.

Di sisi lain Sofyan Hadi selaku Kepala Desa teluk sangat menyayangkan kejadian tersebut,” kami berharap permasalahan ini tidak melibatkan kami, sebab Pemerintah Desa tidak ikut campur tangan dalam hal BPNT ataupun PKH mangga tanyakan kepada Agen dan TKSK nya,” Singkat Kades.

Pewarta : Royen siregar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.