Irigasi Pertanian Perkuat Ketahanan Pangan di Trenggalek

  • Whatsapp
Menteri Pertanian Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.Si., M.H.

MITRAPOL.com, Trenggalek – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendungan Gongseng di Bojonegoro dan Bendung Tugu Kabupaten Trenggalek Jawa Timur, Selasa (30/11/2021). Jokowi menyebut kedua bendungan yang ada di Jawa Timur (Jatim) ini akan dimanfaatkan untuk ketahanan pangan nasional. Bendungan tersebut akan mengaliri air melalui irigasi pertanian ke sejumlah areal persawahan di Kabupaten Trenggalek.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menuturkan, keberadaan air merupakan faktor penting dalam pengembangan budi daya pertanian. Tanpa air, kata dia, produktivitas pertanian tidak dapat berkembang dengan maksimal.

“Dalam memenuhi kebutuhan air untuk tanaman yang diperoleh dari air hujan, sistem irigasi atau dengan sumber air permukaan menjadi solusi untuk tingkatkan produktivitas pertanian,” ujar Mentan SYL.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal (Dirjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan) Ali Jamil, menambahkan, irigasi merupakan program strategis dalam konteks pengairan lahan. Oleh karenanya, sebut dia, irigasi pengairan pertanian harus berjalan baik. Sebab, pertanian tidak boleh terganggu oleh faktor apapun.

“Keberadaan irigasi pertanian membuat petani tak khawatir meski memasuki musim kemarau. Sebab, irigasi akan memasok air, sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga,” ucap Ali.

Selain penting bagi keberlanjutan sektor pertanian, Ali menilai keberadaan air mampu meningkatkan indeks pertanaman (IP) petani.

Keberadaan irigasi, ia menjelaskan, juga menjadi faktor penting bagi petani untuk meningkatkan produktivitas mereka.

“Ada tiga aspek dari keberadaan irigasi pertanian, yaitu produktivitas, peningkatan IP pertanian, dan meningkatnya kesejahteraan petani,” imbuh Ali.

Hal tersebut terjadi lantaran irigasi dapat memberikan pasokan air stabil untuk lahan sawah, sehingga perkembangan budi daya padi petani bisa berjalan dengan baik.

“Irigasi adalah water management. Irigasi berfungsi mengatur air, baik air hujan maupun air tanah. Irigasi bukan hanya bisa dimanfaatkan untuk mengairi lahan di sawah, tetapi juga bisa untuk mendukung aktivitas lainnya,” dan Ia berharap, irigasi bisa dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan pendapatan petani, tutur Ali.

Sementara itu, Direktur Irigasi Pertanian Direktorat Jenderal (Ditjen) PSP Kementerian Pertanian Rahmanto, berharap irigasi pertanian tidak hanya dimanfaatkan untuk sektor tanaman pangan, tetapi juga sektor hortikultura, perkebunan, dan peternakan.

“Air adalah faktor teknis bagi terungkitnya peoduktivitas pertanian. Pada akhirnya, kesejahteraan petani juga meningkat,” katanya.

(Red/Hms)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *