Anggota DPRK Nagan Raya minta Polisi usut tuntas kasus penipuan rekrutmen Tenaga Kerja PLTU 3-4 

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Nagan Raya Aceh – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nagan Raya Said Aluwi Arif meminta pihak kepolisian untuk mengusut sampai tuntas kasus penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen PLTU 3 dan 4 di Desa Suak Puntong Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh.

Hal ini dikatakan oleh politisi Partai PNA, Said Alui Arif, SE, yang juga Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Nagan Raya Fraksi Aceh Raya Bersama (ARB), Jum’at(03/12).

Melalui Hanphone selulernya, Said menyebutkan, segera diusut tuntas untuk menghindari gerakan massa yang tidak diinginkan.

“Mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, kita minta kepada pihak kepolisian dalam hal ini Polres Nagan Raya agar secara cepat membongkar jaringan kejahatan ini mulai dari hulu hingga aktor intelektualnya,” harap Said.

Mengingat semakin bertambahnya korban penipuan yang berasal dari warga tidak mampu, yang terpaksa meminjam ke sana kemari demi mendapatkan dana yang diminta si penipu, baik itu korban di Nagan Raya maupun yang berasal dari luar Nagan Raya.

“Saya juga mendapatkan informasi bahwa jumlah korban mencapai ratusan orang dengan akumulasi dana mencapai ratusan juta rupiah,” katanya.

Sementara itu Kapolres Nagan Raya AKBP Eko Setyawan Prasetiya melalui Kasat Reskrim AKP Machfud kepada Mitrapol.com mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari beberapa korban dugaan penipuan yang dilakukan oleh WL cs (warga desa paya undan kecamatan seunagan) dan akan segera melakukan penyelidikan terkait dugaan penipuan terhadap para korban yang diiming-iming bekerja di PLTU 3-4.

“Benar kita sudah menerima beberapa laporan terkait kasus dugaan ini,dan kami akan dalami dengan melakukan penyelidikan sesuai prosedur,kita minta kepada pelapor untuk menyertakan barang bukti penyerahan sejumlah uang kepada terduga WL,” ujar AKP Machfud.

Sementara itu 2 pemuda Desa Ujung Fatihah yang mengaku ikut menjadi korban penipuan tersebut kepada Mitrapol mengaku mereka sudah melaporkan ke Satreskrim Polres Nagan Raya pada Jum’at(03/12).

“Ya kami tadi sudah buat laporan ke Reskrim atas penipuan yang dilakukan oleh WL CS, kami sudah memberikan uang sebesar 10 juta dengan iming-iming akan dipekerjakan di PLTU 3-4, namun sampai saat ini kami belum dipanggil juga,”ungkap Berli yang didampingi rekannya Rizal Fahmi.

Dari informasi yang berhasil dihimpun Mitrapol diperkirakan sekitar 300 orang yang telah menyerahkan uang kepada terduga WL CS dengan jumlah bervariasi dimulai dari 5 juta sampai 15 juta sehingga diperkirakan WL CS berhasil membawa kabur uang sekitar 3 Milyar.

 

Pewarta : Teuku Ridwan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *