Vaksinasi Warga Kecamatan Babelan Sudah Mencapai 97 Persen

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Kab Bekasi – Kecamatan Babelan, tepatnya di Desa Muarabakti Kabupaten Bekasi terus mengejar target vaksinasi Covid-19 hingga 100 persen warganya di vaksin.

Bahkan hingga awal Desember 2021 ini, capaian target vaksinasi tersebut sudah mencapai 97 persen.

Sementara itu, kekebalan kelompok harus cepat tercapai, supaya bisa melindungi masyarakat yang belum mendapatkan akses vaksin Covid-19.

Pembentukan kekebalan kelompok (herd immunity) di akhir tahun ini, merupakan kunci bagi Indonesia untuk keluar dari pandemi Covid-19.

Maka dengan membentuk herd immunity itu, merupakan salah satu kunci utama kita bisa keluar dari pandemi. Jadi kalau kita tidak bisa membentuk herd immunity, kita tidak punya kunci untuk keluar dari pandemi.

Begitu pula dengan kekebalan kelompok, harus cepat tercapai agar dapat bisa melindungi masyarakat yang belum mendapatkan vaksin Covid-19.

Kepala Desa Muarabakti, Asmawi mengungkapkan, warga Desa Muara Bakti terus melaksanakan vaksinasi kepada warganya, hingga sekarang ini 9.202 warga sudah tervaksinasi.

“Saat ini sebanyak 9.202 warga Desa Muara Bakti sudah melakukan vaksinasi Covid-19, sehingga pencapaian vaksinasi di wilayah kita sudah mencapai 97 persen,” kata Kepala Desa Muara Bakti, Asmawi di kantornya seperti di kutip dari bekasikab.go.id, Senin (06/12/2021).

Lebih jauh Kepala Desa Muara Bakti menjelaskan, tingginya capaian vaksinasi di desa tersebut, berkat tingginya kesadaran warga masyarakat akan pentingnya vaksinasi Covid-19.

“Hari ini kita sedang melakukan vaksinasi Covid-19 tahap kedua, karena masih ada 700 warga Desa Muarabakti yang belum divaksin. Alhamdullilah masyarakat kami sangat antusias untuk mengikuti vaksinasi tahap kedua ini,” paparnya.

Selain kesadaran warga, percepatan vaksinasi di Desa Muarabakti dapat dicapai berkat upaya aparat desa, serta RT dan RW dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan, walaupun mereka sudah divaksin. Karena prokes itu kunci agar kita terhindar dari penularan Covid-19,” tambahnya.

Sebelumnya, jumlah kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Bekasi kembali mengalami kenaikan meski tidak signifikan. Namun hal ini perlu diwaspadai untuk mencegah munculnya klaster baru penularan Covid-19. Dr

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *