Memasuki Musim Penghujan, Forkopimcam Karangawen Gelar Apel Siaga Tanggap Bencana

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Demak Jateng – Guna mengantisipasi bencana alam diwilayahnya, jajaran Muspika Kecamatan Karangawen menggelar apel Siaga Tanggap Bencana di halaman kantor kecamatan setempat, Rabu (08/12/2021). Selaku pembina apel siaga tanggap bencana adalah Plt. Camat Karangawen Bp. Yulianto SH.

Nampak hadir Danramil 13/Karangawen Kaptn Inf A. Syafi’i, Kapolsek Karangawen Ujang Listiyono, Apel tersebut juga diikuti Relawan Kalijaga, Damkar Karangwen, Puskesmas Karangawen 1 dan 2, Ormas Banser dan PP, Ormas Rapi Karangawen/ Guntur, Relawan Pramuka Karangawen.

Plt. Camat Karangawen Bp. Yulianto SH mengatakan kegiatan apel siaga tanggap bencana dilakukan sebagai langkah kesiapan mengantisipasi bencana. “Kita berdoa semoga tidak ada bencana, namun jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam di wilayah kecamatan Karangawen kita siap menanggulangi secara cepat, karena kita sudah mempersiapkan sebelumnya,” kata Yulianto SH.

Saat ini Kabupaten Demak sudah memasuki musim penghujan, khususnya diwilayah kecamatan Karangawen intensitas turun hujan tidak bisa diprediksi. “Oleh karena itu, saya mengimbau Kepala Desa yang daerahnya dilalui aliran sungai selalu dimonitor saat turun hujan, siapa tahu ada aliran sungai meluap ke pemukiman warga, selain itu yang perlu diwaspadai seperti angin puting beliung dan tanah longsor,” imbaunya. jangan lengah tetap siaga karena bencana bisa datang kapan saja.

Ia juga berharap, apel siaga ini dijadikan momentum untuk meningkatkan sinergitas TNI, Polri dan Aparat Desa terkait dengan tugas-tugas kemanusiaan dan tanggap bencana. Menurutnya, tanggap bencana bukan tugas Muspika saja tetapi tugas kita bersama untuk saling membantu dan menjaga. Maka perlu pengaktifan pos-pos siaga bencana dengan segenap unsur pendukungnya.

Danramil 13/Karangawen Kapten Inf A. Syafi’i menambahkan, bencana tidak kita harapkan. Tapi kalau terjadi, bisa dilakukan penanggulangan bencana alam secara bersama-sama. Apabila kita lakukan bersama-sama, maka ke depan, saat melakukan penanggulangan akan cepat terselesaikan,” ucap Danramil.

“Seluruh personel yang tergabung dalam tanggap bencana yang terdiri dari. TNI, Polri, serta elemen masyarakat lainnya, sehingga jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam maka personil gabungan siap turun ke lokasi bencana untuk membantu masyarakat,” pungkasnya.

Pewarta : Safik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.