Penggemblengan Spirit dan Mental Kader NU dan sekaligus pembaretan Banser Simeulue oleh Abah Gus Nuril Arifin

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Simeulue Aceh – Sesepuh Banser Nahdhatul Ulama (NU) Gus Nuril Arifin menegaskan, proses pembaretan anggota Banser NU Simeulue selain merupakan kelayakan seorang kader Banser, juga merupakan suatu penggemblengan spirit, mental dan sikap sebagai kader NU.

Sebelum Pembaretan dimulai, terlebih dahulu melakukan upacara. Dalam Amanatnya, Gus Nuril selaku inspektur upacara menyampaikan pesan-pesan untuk segenap Kader Banser.

“Saya menegaskan kepada seluruh Banser yang mengikuti pembaretan bahwa prosesi pembaretan yang kalian ikuti ini adalah merupakan kelayakan seorang kader Banser,” kata Gus Nuril Arifin dalam pembukaan acara Pembaretan Ke-I Banser NU Simeulue, Rabu (8/12/2021) sore di Pantai Busung indah kecamatan Teupah Tengah Kabupaten Simeulue Aceh.

“Di sisi lain juga merupakan satu penggemblengan spirit dan mental serta sikap sebagai kader NU dan sebagai tentara NU dan sebagai pembela NKRI dan Pancasila.” Tambahnya.

Menurutnya, Banser tidak sekadar hanya dilihat dari sisi pakaian seragam loreng dengan kelengkapan atribut. Tapi lebih dari itu, sebagai kader terdepan yang harus lebih memberikan dan menebarkan kemaslahatan kepada Nusa bangsa dan Umat.

“Berbanggalah bahwa Banser adalah organisasi besar di seluruh Indonesia. Ini bukan jumlah kecil. Tapi Banser tetap konsisten mengikuti instruksi dan patuh kepada pimpinan,” ujarnya.

“Saya bangga sekali, jangankan hanya pikiran, tenaga dan harta. Jika kalian saja bersedia mengorbankan nyawa untuk NU dan NKRI, saya pun siap bersama kalian,” tegas Gus Nuril

“Untuk berkhidmad kepada NU, Ansor dan Banser diperlukan Pengorbanan, keikhlasan dan komitmen yang sungguh-sungguh. Semoga dengan Pembaretan ini dapat menambah rasa tanggung jawab bagi kita semua terhadap Bangsa, Agama dan Organisasi yang kita cintai,” ucap Gus Nuril dalam Amanatnya.

Sementara itu, pembaretan Banser ke-1, Banser Simeulue dilaksanakan selama satu hari penuh. Diikuti 200 peserta dari beberapa kecamatan yang ada di kabupaten Simeulue.

Dengan dilakukannya Prosesi ini, maka 200 Peserta yang mengikuti kegiatan berhak untuk menggunakan Baret Banser sebagai Simbol tertinggi keanggotaan.

Menutup amanat, Sesepuh Banser NU Gus Nuril Arifin mengucapkan Terima kasih yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah membantu pelaksanaan pembaretan kader Banser NU kabupaten Simeulue, terutama sekali kepada Kapolres Simeulue AKBP Pandji Santoso beserta jajarannya.

Pewarta : Hendra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.