Tagih Janji Sang Bupati, Ormas LMP serbu Pemkab Lampung Timur

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lampung Timur – Ratusan pemuda yang tergabung pada Organisasi Masyarakat Laskar Merah Putih Kabupaten Lampung Timur, mendatangi kantor Bupati setempat. Namun, pasukan Sat Pol PP dan Pasukan dari Polres Lampung Timur, telah siap bersiag didepan pintu gerbang.

Kedatangan rombongan dipimpin Ketua LMP Lampung Timur, Amir Faisol,SH bertujuan menyampaikan beberapa aspirasi dan menagih janji – janji politik kepada Bupati Dawam Raharjo. Bahkan, hingga berjalannya waktu sang Bupati Dawam Raharjo ataupun yang mewakilinya tak kunjung hadir.

Amir Faisol,SH sebagai Ketua LMP Lampung Timur, mengatakan bahwa seluruh tuntutan/aspirasi yang disampaikan dalam orasi adalah bagian dari ketidakpuasan masyarakat di Lampung Timur terhadap kepemimpinan sang Bupati.

” Banyak janji – janji politik pak Bupati Dawam sebelum dilantik, tapi hingga sekarang ini belum dipenuhi. Maka pada hari ini kami datang, mewakili seluruh masyarakat di Kabupaten Lampung Timur ,” ungkap Amir Faisol kepada awak media, Kamis ( 9/12) siang.

Masih dikatakannya, banyak hal yang harus dibenahi terkait penempatan dan roling jabatan dilingkungan Pemkab Lampung Timur. Terkesan jika sang Bupati tidak memperdayakan putera daerah, justru membebani keuangan daerah sendiri.

” Bisa dilihat, sejak dilantiknya pejabat – pejabat baru beberapa waktu lalu dilingkungan pemkab Lampung Timur. Banyak pejabat/ASN dari luar daerah yang masuk, inikan justru membebani APBD kita. Kenapa pak Bupati Dawam tidak melantik putera – putera daerah kita. Apakah mereka semua yang ada tidak mampu, terkesan jika Bupati memikirkan kepentingan pribadi ,” tegasnya.

Adapun tujuh tuntutan yang disampaikan ormas Laskar Merah Putih Lampung Timur, dalam orasi yang berlangsung selama dua jam tersebut, yaitu sebagai berikut :

1.Meminta Bupati dan Wakil Bupati agar segera menepati janji saat menjadi calon bupati dan wakil bupati yang akan membantu pemekaran wilayah Lampung Tenggara.

2.Meminta Bupati menghentikan infor pejabat atau ASN dari luar daerah ke Lampung Timur, yang saat ini sudah 57 ASN masuk dan sangat membebani APBD kabupaten Lampung Timur.

3.Meminta Bupati melalui Kadis PUPR agar tidak mencairkan proyek yang dikerjakan amburadul atau tidak sesuai dan spesifikasi dan RAB. Salah satunya, pekerjaan jalan desa Bumi Jawa menuju Purbolinggo yang bernilai puluhan miliar.

4. Hentikan permainan proyek yang terindikasi hanya didapat kelompok/golongan tertentu dengan modus merekrut orang- orang dekat untuk menjadi penerima kuasa direktur.

5.Hentikan proses pekerjaan proyek yang tidak mengikuti jadwal proses tahapan sesuai dengan kontrak yang buat oleh Dinas PUPR kabupaten Lampung Timur.

6. Meminta Sekda kabupaten Lampung Timur, menjelaskan dan melaporkan ke KPK Dinas PUPR terkait pengetahuannya melalui pernyataannya yang menyebutkan bahwa proyek pembangunan pemerintah daerah Kabupaten Lampung Timur adalah pemberian dari kepala dinas PUPR, bukannya hasil dari proses pengadaan barang dan jasa pemerintah. Sesuai pernyataannya di tugu desa Bumi Jawa pada tanggal 15 November 2021 silam, saat mengecek hasil pekerjaan proyek jalan desa Bumi Jawa menuju Purbolinggo.

7. Meminta Bupati membatalkan penganggaran pembangunan sarana dan prasarana rumah dinas bupati TA 2022, yang akan menelan APBD hampir 12 Miliar yang dianggap hanya menghambur-hamburkan Anggaran. Sementara infrastruktur jalan di Lampung Timur, masih banyak yang perlu diperbaiki.

Pewarta : MM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *