Cegah lonjakan Covid-19, Desa Muarabakti batasi warga dalam kegiatan Nataru

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Bekasi – Pemerintah Desa Muarabakti Kecamatan Babelan akan membatasi kegiatan masyarakat selama momen Natal dan Tahun baru (Nataru).

Pembatasan tersebut dilakukan sebagai salah satu cara dalam pencegahan dan penanggulangan Covid-19.

Kepala Desa Muarabakti Asmawi mengatakan pihaknya akan mengerahkan aparatnya mulai dari RT, RW, Kepala Dusun dan Linmas untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak mengadakan kegiatan yang menimbulkan kerumunan di malam tahun baru.

“Kita akan menginstruksikan kepada aparat desa, RT RW dan mengajak tokoh masyarakat, untuk mengimbau warga agar berdiam diri di rumah selama momen Nataru. Sebab, apabila kegiatan masyarakat tak dibatasi dikhawatirkan akan kembali terjadi lonjakan kasus Covid-19,” kata Asmawi, di Kota Bekasi, seperti dkutip dari laman bekasikab.go.id, Kamis (09/12/2021).

Lebih jauh Kepala Desa Muarabakti mengungkapkan, dengan adanya pembatasan kegiatan masyarakat di momen Nataru, diharapkan warga Desa Muarabakti dapat lebih terjaga dari kemungkinan terpapar virus Covid-19.

“Meskipun warga Muarabakti sudah melakukan vaksinasi, kita tetap harus waspada agar tidak ada lagi lonjakan postif Covid-19 di wilayah kami pada saat malam tahun baru,” tambah Asmawi.

Selain itu Asmawi menghimbau kepada masyarakat untuk tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan (prokes) dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, tidak berkerumun dan menghindari mobilitas yang tidak perlu. “Termasuk kegiatan konvoi pun tidak akan diberi izin,” tegasnya.

Begitu pula dengan pencapaian vaksinasi Covid-19 di Desa Muarabakti, hingga awal Desember ini sudah mencapai 97 persen.

“Sebanyak 9.202 warga Desa Muara Bakti sudah melakukan vaksinasi Covid-19, sehingga pencapaian vaksinasi di wilayah kita sudah mencapai 97 persen,” kata Asmawi, Senin (06/12/2021) lalu.

Ia menjelaskan, tingginya pencapaian vaksinasi di desanya, berkat tingginya kesadaran warga akan pentingnya vaksinasi Covid-19.

“Hari ini kita sedang melakukan vaksinasi Covid-19 tahap kedua, karena masih ada 700 warga Desa Muarabakti yang belum divaksin. Alhamdullilah masyarakat kami sangat antusias untuk mengikuti vaksinasi tahap kedua ini,” ungkapnya.

Selain kesadaran warga, percepatan vaksinasi di Desa Muarabakti dapat dicapai berkat upaya aparat desa dan RT/RW dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan, walaupun mereka sudah divaksin. Karena prokes itu kunci agar kita terhindar dari penularan Covid-19,” tambahnya.

 

Pewarta : Dadang

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *