Coconut Island Caringin, Pengunjung masih tampak terlihat normal

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pandeglang Banten – Salah satu destinasi wisata unggulan di Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten adalah Wisata air Waterpark Coconut Island, obyek wisata tersebut ramai pengunjung, terlihat dari deretan mobil yang terparkir di pelataran kawasan wisata. Rabu (15/12/2021).

Saat ini di kawasan wisata terutama di wilayah Selat Sunda dihebohkan dengan berbagai aneka ragam informasi yang mencekam, tersiar kabar bakal terjadi ombak besar dengan ketinggian 8 meter di bulan Desember, sehingga banyak menimbulkan  polemik di masyarakat juga meningkatkan kewaspadaan bagi para penggiat wisata khususnya di wilayah sepanjang pesisir Pantai Selat Sunda.

“Kewaspadaan memang perlu kita tingkatkan, namun hal itu jangan sampai membuat geliat wisata kita lumpuh, karena belum tentu rumor yang beredar benar adanya,” jelas salah satu karyawan yang enggan disebutkan namanya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan,Wisata Coconut Island banyak dikunjungi oleh pengunjung domestik juga luar wilayah Banten, sehingga ada geliat usaha bagi penduduk lokal terutama para pedagang untuk menjajakan berbagai aneka makanan khas produk UKM lokal.

“Sarana yang sering ramai dikunjungi oleh tamu yaitu berenang di kolam Waterpark bagi anak hingga dewasa, selain nuansa lingkungan yang ditata sedemikian rapi guna memberikan ketenangan dan kepuasan bagi para tamu yang datang,” tambahnya

Ditempat yang sama, terlihat di sudut pojok salah satu tempat wisata, seorang bocah seusia anak Sekolah Dasar sedang menjajakan makanannya, dengan membawa keranjang dagangan, beralaskan sendal jepit yang tampak usang di makan waktu, ia menawarkan dagangannya kepada salah satu pengunjung untuk mencicipi makanan yang terbungkus dari daun pisang, terlihat gosong dari sisa pembakaran.

“Silahkan bu dicoba Otak-otak buatan ibu saya, pasti ibu ketagihan,” teriaknya sambil berusaha meyakinkan pembeli dengan dagangannya.

Dengan rasa penasaran, penulis berusaha mendekati dan bertanya lebih jauh soal dagangan yang ternyata hasil buah tangan ibunya.

“Saya pulang sekolah, bantu ibu untuk mencari kayu bakar, terus saya bantu ibu untuk membakar otak-otak ini pak, lumayan bisa bantu ibu sambil mencari uang jajan untuk sekolah besok dari hasil jualan di Coconut,” jelasnya polos

Terlihat jelas ada jiwa yang perlu dipertaruhkan, puluhan bahkan mungkin ratusan penduduk lokal yang mempertaruhkan kelanjutan hidupnya di wisata Coconut Island, harapan serta keinginan hidup selayaknya jangan sampai dikotori oleh isu yang tidak pasti keabsahannya sehingga merugikan para penggiat wisata terutama di wilayah sepanjang jalur pantai Selat Sunda, karena terlalu banyak harapan dan keinginan yang perlu diperjuangkan disini.

 

 

Pewarta : Heru MP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *