10 remaja di Sibolga diamankan Polisi diduga salahgunakan pemakaian Lem

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Sibolga Sumut – Personil Kepolisian Resor (Polres) Sibolga mengamankan 10 orang remaja diduga karena melakukan penyalahgunaan lem tertentu, Jumat (17/12).

Kasi Humas Polres Sibolga, Iptu R Sormin dalam keterangannya atas nama Kapolres Sibolga, AKBP Taryono Raharja menyebutkan, ke-10 remaja ini diamankan SPKT Polres Sibolga bersama dengan personil piket jaga rumah dinas (Rumdis) TNI Sibolga di gedung nasional pada pagi hari sekira pukul 07.30 WIB.

“Selanjutnya, Bapak Kapolres melalui Urkes Polres Sibolga melakukan tes urine kepada ke-10 remaja tersebut di Aula Wira Pratama Polres Sibolga dan dua orang di antaranya urinenya positif mengandung zat psikotropika, yakni Amphetamine,” sebut Sormin.

Sormin mengakui, pihaknya tidak melakukan penahanan terhadap ke-10 remaja. Namun pihaknya kata dia, telah menghubungi keluarga masing-masing untuk datang ke Polres Sibolga menjemput mereka dan membuat surat pernyataan terkait penyalahgunaan lem tersebut.

Selain itu, pihak juga sambung dia, langsung berkoordinasi dan menginisiasi penanganan kenakalan remaja dengan beberapa stakeholder terkait, seperti Dinas Sosial (Dinsos), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Pendidikan (Disdik) dan Kementerian Agama (Kemenag) Sibolga untuk melakukan pembinaan kepada ke 10 remaja.

“Sekaligus merumuskan penanganan dalam jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang kepada remaja yang diduga melakukan penyalahgunaan lem tertentu tersebut dan dugaan penyalahgunaan Narkoba di Kota Sibolga,” ucap Sormin.

Sementara, pada rapat koordinasi bersama dengan stakeholder tersebut beber Sormin, Kapolres Sibolga, AKBP Taryono Raharja, mengharapkan kesungguhan stakeholder terkait untuk bersama-sama dapat merumuskan upaya pembinaan dan edukasi dalam hal penanganannya dengan konsep melakukan karantina/rehabilitasi, siraman rohani, pembinaan jasmani, dan proses edukasi lainnya melalui pembentukan tim terpadu penanganan kenakalan remaja.

“Stakeholder terkait pada kesempatan itu berkenan melakukan pencerahan edukasi sesuai ranah masing masing dan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Sibolga melalui Wali Kota Sibolga untuk membentuk tim terpadu penanganan kenakalan remaja di Kota Sibolga,” pungkas Sormin.

 

 

Pewarta : Sidabutar

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *