Kapolda Sulut di Pinta Tindak PETI Potolo yang Kembali Beroperasi

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Sulut – Pertambangan Emas ilegal (PETI) yang sudah sejak lama beroperasi di Kecamatan Tanoyan Selatan Kabupaten Bolaang mongondow (Bolmong) Sulawesi Utara kembali beroperasi dan di kecam Masyarakat Lingkar Tambang.

“Maraknya Pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) di kawasan Hutan Potolo Rumagit Kabupaten Bolaang mongondow. Kian memprihatinkan, bahkan terkesan dibiarkan aparat dan pemerintah setempat,

Bacaan Lainnya

Kurangnya tindakan penegak hukum terhadap aktivitas tersebut. Sementara lingkungan dan ekosistem sekitarnya kian memprihatikan.

Apa lagi ditengah pendemik ini, masyarakat kembali membicarakan pertambangan liar yang beroperasi di lokasi Potolo Rumagit Sudah melakukan portal jalan sehingga masyarakat Kalikit tidak bisa lagi bekerja untuk menafkai istri dan Anak-anak mereka.

Jika dilihat dari aspek perizinan pengolahan tambangnya, maka hukum tentang Minerba telah di tabrak secara sengaja oleh pelaku usaha PETI di lokasi Potolo Rumagit di Desa Tanayan Selatan Kabupaten Bolaang Mongondow Sulawesi utara Tersebut.

“Maka perlu ada keseriusan aparat penegak hukum untuk melakukan penindakan secara tegas, agar masalah dampak kegiatan illegal mining tersebut dapat diberantas tanpa tebang pilih,”

Salah stu warga yang enggan di sebutkan namanya menerangkan, “Padahal tempat ini dulu pernah di tutup namun sekarang kembali beroperasi aktivitasnya, kami disini merasa khawatir dengan adanya aktivitas penambang liar yang akan membawa dampak seperti Longsoran dan banjir bandang yang suatu saat akan menimpa kami,” ujar warga Tungoi

Tidak sampai disitu warga juga meminta apparat penegak hukum jangan tutup mata dan seolah olah tidak tahu akan adanya aktivitas PETI yang sudah banyak merugikan banyak orang, “Hutan kami yang tadinya hijau kini berubah menjadi porak poranda akibat ulah para penambang emas illegal yang meraja rela di Provinsi Sulawesi Utara,” Tukasnya

Pewarta : Cr07

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.