Plt. KadisDisdik SulSel Beri Instruksi ke Sekolah: Sanksi Bagi Sekolah tak capai target Vaksinasi

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, MAKASSAR – Kode keras dari Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, ST terhadap masih rendahnya target capaian vaksinasi pelajar di Sulsel mendapat tanggapan serius di Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Suawesi Selatan, Ir H Imran Jausi, MPd. Usai Rakor Updating Vaksinasi Pelajar, Disdik Sulsel langsung membuat Surat Edaran (SE) yang ditujukan langsung ke para Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I – XII.

Surat tertanggal 17 Desember 2021 yang ditandatangani Plt Kadisdik Sulsel, Imran Jausi ini bersifat instruksi kepada Kepala Satuan Pendidikan SMA, SMK dan SLB swasta di Sulawesi Selatan. sebab menurut Imran Jausi, sekolah swasta merupakan penyumbang terbanyak yang belum melakukan vaksinasi, baik kepada siswa maupun untuk pendidik dan tenaga kependidikannya.

“Sekolah swasta turut mempengaruhi rendahnya prosentase vaksinasi setiap daerah. Ini yang harus dipacu dua minggu terakhir ini,” tegas Imran Jausi.

Ada 4 (empat) poin penting yang tertuang dalam SE dengan nomor: 004.5/13016-P.SMA/DISDIK, yaitu 1) segera menyusun Rencana Aksi Vaksinasi sampai akhir Desember 2021 dengan target capaian 70% – 90%, 2) Pembelajaran Tatap Muka Terbatas diprioritaskan bagi Peserta Didik dan PTK yang telah vaksin I dan II, 3) semua kegiatan sekolah, baik ekstrakurikuler maupun intrakurikuler hanya boleh diikuti oleh peserta didik yang telah divaksin I, 4) Apabila sampai akhir Desember 2021 tidak mencapai 70% vaksinasi peserta didik dan PTK, maka konsekuensinya adalah:
a) Pemberian bantuan hibah akan dipertimbangkan,
b) Tidak dilakukan perpanjangan izin operasional,
c) Dokumen-dokumen terkait pembelajaran, kurikulum dan lain-lain tidak akan diproses.

Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, H Hery Sumiharto, SE. M. Ed mengharapkan para kepala UPT untuk terus kebut vaksin di sekolah masing-masing. Bagi sekolah yang masih rendah angka vaksinasinya, kata Hery, terus melakukan pendekatan khusus kepada orang tua siswa, melakukan sosialisasi secara massif, ajak Dinas Kesehatan setempat atau tim media, Polres atau Polsek kalau perlu datangi rumah siswa beri pemahaman pentingnya vaksinasi.

 

Pewarta : Ali Ghugunk

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.