Sengketa saham PT. MRP, Kuasa Hukum Iwan Santoso gelar jumpa pers

  • Whatsapp
Panji Surya Mulyana, SH

MITRAPOL.com, Bandung Jabar – Panji Surya Mulyana, SH, Kuasa Hukum dari Iwan Santoso selaku pemegang saham PT. Mulia Raya Prima (PT.MRP), Selasa (28/12/21) menggelar jumpa pers, berkaitan dengan sengketa saham dan hadirnya Oknum TNI yang diduga menjadi Backing dari salah satu pemegang saham di PT tersebut.

Dalam jumpa persnya, Panji mengatakan, saya berdiri disini selaku kuasa hukum dari salah satu pemegang saham di PT Mulia Raya Prima, hari Selasa (28/12/21) tepatnya pukul. 10.00 Wib, di Jl. Kawaluyaan Utama No. 07 Rt. 06/06 Kelurahan Jatisari Kecamatan Buahbatu Kota Bandung ada yang datang menggunakan atribut TNI, dengan seragam lengkap menggunakan mobil dinas kurang lebih sebanyak 5 orang.

Menurut Panji, ada indikasi telah terjadi pembackingan oleh oknum aparat kepada salah satu pemegang saham yang ada di PT. Mulia Raya Prima, hal ini bukan merupakan kejadian yang pertama kalinya, kejadian ini didatangi oleh oknum TNI, ini sudah kedua kalinya, pertaman pada hari hari sabtu 25 Desember 2021 sempat datang kesini dan berbuat yang tidak baik perlakuannya kepada security dengan kata-kata yang tegas mungkin untuk mereka, akan tetapi tidak ada relevansinya dan tidak ada korelasinya dengan perkara apa yang sedang dihadapi oleh para pemegang saham, jelasnya

Panji berharap, untuk perkara ini para pihak baik dari pihak pemegang saham ataupun dari pada pihak oknum yang membacking seorang pengusaha dengan terang-terangan menggunakan atribut lengkap, saya harap,” ini yang terakhir kalinya di Jawa Barat,” tegas Panji.

Lanjut Panji, saya berterima kasih kepada Denpom III Siliwangi yang sudah menindak tegas dan memukul mundur pasukan oknum TNI yang sekarang sedang diproses.

Adapun harapan saya, kata Panji,”Terkait perkara ini antara pemegang saham, para pihak bisa diselesaikan secara musyawarah, karena hukum tertinggi itu adalah perdamaian, perkara ini saya harap cepat selesai, karena perkara ini ada gugatan di Pengadilan Negeri Kota Bandung, dan juga ada perkara pelaporan ke Polda Jabar.”

“Kami serahkan kepada penyidik, karena dalam hal ini masih bisa di musyawarahkan, masih bisa didamaikan, bukan main gontok-gontokan bukan bawa preman apalagi oknum aparat dari TNI yang notabennya di sini yang seharusnya menjadi pertahanan negara, jangan sampai citra Kodam III Siliwangi tercoreng oleh oknum-oknum tersebut, saya berharap kepada Pangdam III Siliwangi, semoga kejadian hari ini menjadi atensi kepada anggota lainnya agar tidak ada lagi dan terulang kembali menjadi backing baik dari pengusaha ataupun perorangan,” tutup Panji.

 

 

Pewarta : Hamdani

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *