Penelusuran raibnya Dana PIP di Buku Tabungan Simpel BRI KCP Kabupaten Natuna

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Natuna Kepri – Awak media ini terus menelusuri informasi yang masih krusial tentang raibnya Dana PIP untuk dikupas tuntas, dan dicari kebenaran informasinya.

Ada yang aneh saat awak media diajak oleh Syahrinal, Kepala BRI Ranai untuk bertemu dengan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna, untuk menjelaskan kronologis tentang aturan sistem dana PIP, Senin (27/12/2021).

Keanehan pertama, Syahrinal bertemu dulu dengan Kepala Dinas Kabupaten Natuna dengan pintu tertutup, seperti ada rahasia diantara mereka berdua.

Setelah agak lama awak media ini menunggu di luar ruangan, kemudian baru mereka memanggil awak media dan menceritakan tentang Dana PIP, menurut versi mereka yang katanya itu adalah aturan dari Kemendikbud.

Akan tetapi, sampai saat ini, awak media ini belum melihat surat yang katanya dari Mendikbud yang isinya bisa menarik kembali uang yang sudah terbaca masuk kerekening pelajar nasabah PIP, itu suratnya seperti apa. !?

Ketika ditanyakan print bukti bahwa uang itu ditarik kembali oleh Kemendikbud, Syahrinal tidak bisa menunjukkannya.

Sementara itu menurut sumber yang tidak disebutkan namanya mengatakan,”Kuat dugaan itu hanya trik atau akal-akalan saja untuk meredam awak media agar tidak menerbitkan berita ini.

Logika saja, mana mungkin Mendikbud menarik kembali uang yang sudah ditransfer ke rekening nasabah siswa PIP, yang ter print, (terbaca di buku tabungan), jelanya.

Syahrinal juga tidak mau menjelaskan berapa jumlah siswa yang sudah menarik maupun yang belum menarik bantuan PIP itu di Bank BRI tempatnya bekerja.

Iya hanya mengatakan silahkan itu ditanyakan ke Kepada Dinas Pendidikan yang mengusulkan bantuan itu, ujar Syahrinal.

Sementara itu, Suherman Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna kepada awak media, mengatakan dia tidak mempunyai data siswa penerima bantuan PIP itu.

Lalu dimana letak transparannya penggunaan dana PIP ini, berapa sebenarnya jumlah keseluruhan dana PIP itu untuk siswa, khususnya untuk kabupaten Natuna, dan sudah berapa banyak yang sudah tersalurkan maupun yang belum tersalurkan dari tahun 2019 !!?

Untuk mengungkan lebih jauh, awak media akan mengkonfirmasinya ke Dinas terkait.

Infestigasi bersambung ……..

 

Pewarta : Ardie

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *