Kaperwil Mitrapol Aceh minta Bapak Presiden turunkan “Team Khususnya” ke Aceh, Ada Apa…?

  • Whatsapp
Kepala Perwakilan Media Mitrapol Aceh, Teuku Indra Yoesdiansyah, SKM.,SH.

MITRAPOL.com, Banda Aceh – Kepala Perwakilan Media Mitrapol Aceh, Teuku Indra Yoesdiansyah, SKM.,SH, meminta kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Ir. H. Joko Widodo agar segera menurunkan “Team Khususnya” ke Aceh guna mengontrol kinerja Aparat Penegak Hukum (APH) dalam melaksanakan tugas Penegakkan hukum yang berkeadilan.

Teuku Indra juga mengatakan adanya informasi yang berkembang luas di Masyarakat jika ada oknum Aparat Penegak Hukum yang “Bermain” proyek sehingga penegakkan hukum tidak berjalan dengan baik di wilayah Aceh yang mengakibatkan menjamurnya kasus-kasus Korupsi, Kolusi, Nepotisme (KKN) yang menyebabkan terpuruknya ekonomi di bumi yang terkenal dengan Syariat Islamnya ini, ucapnya.

Masih ucap Kaperwil Mitrapol Aceh bahwa sesuai dengan apa yang disampaikan Bapak Presiden kita beberapa waktu yang lalu kepada para Gubernur, Walikota dan Bupati diseluruh wilayah Indonesia, “jangan ada lagi Aparat Penegak Hukum yang meminta-minta proyek kepada para Kepala Daerah”, jika masih ada juga APH yang melakukan hal tersebut agar segera dilaporkan dan akan dilakukan penindakkan bahkan Bapak Presiden mengeluarkan statmen yang cukup keras dalam hal tersebut agar para Pimpinan Institusi APH itu untuk segera mencopot oknum-oknum APH yang terindikasi dan terbukti meminta proyek-proyek, sehingga kita semua wajib mendukung pernyataan Bapak Presiden mengenai hal tersebut.

Media Mitrapol sebagai salah satu benteng informasi di Negara Republik Indonesia tetap berkomitmen dalam melaksanakan tugasnya sebagai fungsi control guna berjalannya program Pemerintah kita dengan baik, ujar Teuku Indra.

Dengan kondisi kekinian kehidupan Berbangsa dan berNegara yang kompleksitasnya semakin tinggi, Mitrapol memiliki komitmen untuk mengawal jalannya Pemerintahan yang bersih (Clean Governonce), sehingga sangat diperlukan dukungan dari semua pihak, terutama dalam hal ini kehadiran team khusus dari Bapak Presiden Republik Indonesia untuk dapat segera dihadirkan ke Aceh guna melihat dan menerima informasi secara langsung berbagai permasalahan yang terjadi yang mengakibatkan terhambatnya pembangunan di Aceh selama ini ucapnya. Penegakkan hukum yang berkeadilan harus dapat berjalan sesuai amanat Undang-Undang 1945. ujar Kaperwil Mitrapol Aceh.

Sesuai dengan Motto Kepolisian RI “Rastra Sewakotama” yang artinya Abdi Utama bagi Nusa Bangsa, Polri mengemban tugas-tugas kepolisian di seluruh wilayah Indonesia yaitu memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, dan memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, yang juga masih sejalan dengan Motto Kejaksaan RI, “Tri Krama Adhyaksa” adalah doktrin Kejaksaan Indonesia; Satya yang artinya kesetiaan yang bersumber pada rasa jujur, baik terhadap Tuhan Yang Maha Esa, terhadap diri pribadi dan keluarga, maupun kepada sesama manusia, Adhi artinya kesempurnaan dalam bertugas dan berunsur utama pemilikan rasa tanggung jawab, baik terhadap Tuhan Yang Maha Esa, terhdap keluarga, dan terhadap sesama manusia, Wicaksana artinya bijaksana dalam tutur dan tingkah laku, khususnya dalam pengetrapan kekuasaan dan kewenangannya, ungkap Kaperwil Mitrapol Aceh.

Teuku Indra yang juga sosok Putra Sabang meminta kepada Bapak Presiden Republik Indonesia segera menurunkan team khususnya ke Aceh agar Aparat Penegak Hukum yang bertugas di Aceh dapat benar-benar menjalankan tugasnya dengan baik sehingga para Aparat Penegak Hukum tersebut tidak ikut menjadi bagian dari “mafia proyek” nantinya, dan Kaperwil Mitrapol Aceh ini, berharap team khusus Bapak Presiden memulai kinerjanya dari wilayah Kota Sabang sampai seterusnya di seluruh wilayah Aceh agar Daerah Aceh yang mendapat predikat salah satu Provinsi termiskin ini dapat bangkit membangun Daerahnya dengan baik tanpa adanya intervensi dari para oknum Penegak Hukum yang “Bejat”, tutupnya,

 

 

Red

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.