Asal Usul Pos 15 Jalur lintasan Dadap Hingga Hasilkan Puluhan Juta tiap malam

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Tangerang – Kinerja Kepolisian Republik Indonesia kembali diuji Pasalnya kegiatan pungli yang berada di jalur lintasan Dadap Tangerang Kabupaten masih ada dan kini menjadi satu pintu dengan Nama Pos 15 diduga segelintir oknum baju coklat terlibat dalam menikmati uang pungli tersebut.

Terkait Perapian Kegiatan Pungli Bagi Sopir sopir Dum Truk Pengangkut Tanah Proyek PIK 2, Yang Berada di sepanjang Jalur Dadap sekitar proyek Pembangunan PIK 2, kini muncul satu pintu pungli dengan nama Pos 15 di penghujung Jalur Dadap Proyek PIK 2.

Pos 15 itu tercipta dari bentukan para pelaku pungli yang mengatasnamakan warga dadap dengan latar belakang premanisme yang berbalut Organisasi kemasyarakatan.

Dari data yang wartawan Mitrapol.com Redaksi Pusat himpun tercipta adanya pos 15 itu hasil Rapat bersama dan diduga para oknum yang memanfaatkan kesempatan itu dengan berlandaskan aspirasi masyarakat.

Yang dimana Jalur yang dilalui Dum Truk tersebut Masih saja Rusak dan Berlubang serta menimbulkan kemacetan di waktu – Waktu Tertentu.

Perlu diketahui berdasarkan Informasi yang dihimpun oleh wartawan Redaksi Pusat Mitrapol.com Pembentukan Pos 15 itu tercipta dari Jaman Kapolsek Teluk Naga AKP Doddy saat menjabat menjadi Kapolsek Teluk Naga Polres Tangerang Kota.

Yang dimana disepakati tanpa adanya hitam diatas putih dalam kesepakatan pos 15, dihadiri oleh salah satunya Kepala Desa Kosambi Timur kecamatan Kosambi Kabupaten Tangerang Banten, Hasan yang dimana pertemuan Rapat itu diadakan di Pospol Perancis Dadap dengan demikian Pos 15 itu tercipta beberapa waktu lalu dengan dasar kepercayaan bagi semua oknum yang terlibat untuk di bagi bagi bersama.

Pos 15 digadang gadang menjadi bancakan bersama diwilayah tersebut dengan hasi l 15 ribu rupiah Per Dum Truk saat melintas, dapat diduga menghasilkan Puluhan Juta Rupiah.

Menurut Mr, B semua unsur yang ada diwilayah ini semua terlibat mana mungkin tidak tahu adanya bancakan pungli yang dimana dapat menghasilkan Puluhan Juta tiap malam,” ujar dia saat dikonfirmasi di lapangan.

” Dulu waktu Jaman masih Pos masing masing 5 ribu permobil di pos kawasan yang kami kami kelola itu dapat menghasilkan 3 juta perhari, apa Lagi ini 15 ribuan Per dum truk sekali melintas anda dapat hitung sendiri sehari berapa banyak yang melintas fantastis bukan.

Dan Semua itu di Setorkan ke Lurah Hasan dari pungutan Pungutan itu kemudian di salurkan ke Abun sebagai puncak diatas dari aliran Pungutan 15 ribu itu untuk di Bagi Bagikan untuk semua yang terlibat dalam kesepakatan Pos 15,” ucap Mr X, yang tidak mau disebut Namanya saat dikonfirmasi dilapangan.

Disisi Lain Mantan Kapolsek Teluk Naga AKP Doddy kala itu yang dimana masih Menjabat Sebagai Kapolsek saat di konfirmasi melalui Via Seluler Belum dapat Memberikan Jawaban, Hingga Berita Ini ditayangkan.

 

Pewarta : Shem Mp

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *