Dialog bersama Forum Kelompok Tani bersama Bupati Belitung Timur

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Beltim – Forum Kelompok Tani melakukan pertemuan bersama Bupati Beltim di Ruangan Kerja Bupati, Kompleks Perkantoran Terpadu Manggarawan Beltim, Jumat (07/01/22).

Forum Kelompok yang terdiri dari kumpulan para kelompok tani, kelompok tani hutan dan kelompok tani mangrove ini bersilaturahmi dalam rangka ingin mendengar arahan dan masukan program dari pemerintah Kabupaten Belitung Timur di Tahun 2022.

Hadir dalam pertemuan ini Bupati Belitung Timur, Drs. Burhanuddin, Wakil Bupati Belitung Timur Khairil Anwar, Assisten 1 Setda Beltim, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Lingkungan Hidup beserta jajaran-jajaran terkait.

Bupati Beltim, Drs. Burhanuddin dalam sambutannya mengatakan bahwa butuh komitmen bersama antara Pemkab dan masyarakat dalam hal ini kelompok-kelompok tani untuk bisa mensukseskan segala rencana pengembangan pertanian, kehutanan dan lingkungan hidup di tahun 2022 ini.

“Kita punya program Yuk Ke Ume, salah satu program Pemkab Beltim yang harus disambut bersama, selain itu program pihak swasta, PUR Project dari Perancis bekerjasama dengan KPLPB Beltim, dengan target menanam jutaan pohon dan buah juga jadi peluang bagi para petani. Berkenaan dengan lingkungan hidup, kita harus berdamai dengan lingkungan kita di Beltim ini, segala aktivitas harus sesuai peruntukkannnya, ada aturan didalamnya. Tentu segala kegiatan yang berkenaan dengan ekonomi masyarakat, pengembangan dan pemberdayaan termasuk di kawasan pesisir, tetap jadi komitmen kami,” ujar Bupati Beltim

Dalam kesempatan yang sama, Plt. Kepala Dinas Pertanian Beltim, Trijaka Priyono, S.PKP mengatakan, Pemkab ingin memaksimalkan fasilitas KUR dari bank BUMN untuk mendorong kawan-kawan petani memaksimalkan potensi mereka.“Teman-teman yang datang hari ini, nanti akan kami undang kembali untuk kita lakukan sosialisasi lebih lanjut,“ ungkap Trijaka Priyono

Sementara itu salah satu perwakilan dari kelompok tani hutan mangrove, Soemarsono mengatakan
bahwa forum ini dibentuk sebagai ajang silaturahmi dan bertukar pikiran antar petani, supaya
kedepan akan lebih banyak hal yang dilakukan bersama untuk memajukan sektor ini di Belitung Timur.

Berkaitan juga dengan tahun ini banyak kelompok tani mangrove yang menerima program PEN
Mangrove 2021, perwakilan kelompok pancur I ini menyampaikan bahwa masyarakat sangat terbantu dengan stimulus program yang diberikan oleh pemerintah pusat ini.

“Banyak yang terbantu, kita tau covid 19 efeknya untuk semue kalangan, nah program penanaman
mangrove ini selain tujuan e juak untuk merehabilitasi, namun ribuan orang di Beltim yang menerima manfaat ini, sangat bersyukur dan berharap program-program seperti ini hadir terus untuk masyarakat,” tutur Soemarsono.

Dipenghujung pertemuan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Novis Ezuar, ST, M.I.L, menyampaikan dukungan penuh dari Pemda Beltim terkait berbagai program yang dijalankan oleh kelompok tani, termasuk didalamnya berkenaan dengan Rehabilitasi Kawasan Pesisir dan Mangrove.

Namun untuk turut serta lebih dalam, tentu Pemda Beltim tidak mempunyai kewenangan karena ini program langsung dari Kementrian KLHK kepada kelompok-kelompok tani melalui Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM).

“Tapi nanti kedepan Pemda dan kita semua akan melakukan pemantauan lingkungan pesisir serta pendampingan untuk pemberdayaan masyarakat dari jasa lingkungan yang didapatkan dari ekosistem pesisir tersebut,“ tutup Novis.

 

 

Pewarta : Teblyandi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.