Jeritan Warga Lebak yang terlilit hutang Bank Keliling, Membuat Masyarakat Cirinten Geram

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lebak Banten – Warga masyarakat di Kabupaten Lebak khususnya di pedalaman tidak terlepas berhubungan dengan yang namanya Bank Keliling, hal itu terpaksa dilakukan demi untuk menghidupi usahanya dibantu lembaga peminjaman tersebut.

Fenomena tersebut tak ayal dirasakan pada umumnya masyarakat bukan membantu malah membuat mereka hidup tidak nyaman. Seperti halnya jika cicilan lambat bayar dikenakan denda dan bunga, apabila belum sanggup membayar akan terus didatangi si penagih siang dan malam hingga terlilit hutang tidak bisa membayar.

Kondisi yang membuat tidak nyaman itu seperti dialami Sanah warga Kampung Babakan RT 01 RW 01, Desa Datarcae, Kecamatan Cirinten, Lebak, Banten. Warga setempat yang mengetahui hal ini hanya bisa prihatin dan menangis melihat korban.

Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Tajudin selaku Ketua PERPAM DPC Cirinten kepada sejumlah awak media pada, Jumat (7/1/2022) bahwa pihaknya telah memberikan perlindungan terhadap korban dengan cara mediasi agar tidak menekan warga dan meberikan kebijakan apabila pihak bank keliling melanggar aturan sehingga masyrakat menjadi resah maka pihaknya dari PERPAM DPC Cirinten akan melakukan penutupan untuk tidak boleh beraktifitas atau menagih.

Kepadanya warga menagatakan bahwa betul adanya mereka merasa resah dan kasihan kepada ibu sanah yang terlilit hutang dengan bank keliling “kami nolong tidak bisa cuman bisa menangis melihatnya bahkan sudah jarang di rumah di karnakan bukan hanya satu bang keliling bahkan mencapai 10 bang keliling. harapan kami selaku warga untuk tidak ngambil lagi dan kalo bisa bang keliling tidak boleh datang lagi ke kampung halaman kami,”tutur Tajudin menirukan pernyataan warga.

Tajudin juga mengatakan pihaknya mepunyai sayap LBH-P lembaga bantuan hukum Perpam dan Lembaga Perlindungan Konsumen Perpam (LPK-P) yang sudah diatur dalam Undang-undang Nomer 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

“Kami berhak melindunginya agar tidak terjadi hal hal yang tidak di inginkan apalagi bukan hanya satu aduan korban saja, akibat bang keliling sampai jual tanah, jual rumah karena bunga yang membengkak,” tuturnya.

Pihaknya juga meminta masyarakat jangan terayu bantuan pinjaman dari bank keliling atau sejenisnya bukan malah membantu meringankan malah terlilit hutang.

Pewarta : Empu/Toni

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.