Kaperwil Mitrapol Prov Banten : Maju dan Usut Penyimpangan Penyaluran Beras BPNT

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Banten – Menyikapi beredarnya pemberitaaan yang sedang viral dan marak di media baik online maupun media sosial (Medsos) terkait diduga adanya tindak korupsi dan pembelanjaan yang tak sesuai spek yaitu beras bau pera yang di salurkan oleh sala satu oknum agen milik salah seorang pengusaha di Desa Bualagor Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pandeglang Banten,

Dengan adanya kejadian tersebut Kepala Perwakilan (Kaperwil) media mitrapol Provinsi Banten dan juga sebagai pengusaha, Adi Kurniawan Saputra angkat bicara dan mengutuk keras perbuatan oknum agen e-waroeng dan supliernya, Senin (10/1/2022).

Kaperwil Banten Adi Kurniawan Saputra mengatakan, saya mengutuk keras kalau memang kejadian tersebut betul adanya oknum yang terlibat, karena beras yang diberikan bukan raskin yang berdasar pada spek pemberian Pemerintah melainkan itu sudah jelas progeram pemerintah pusat untuk warganya yang tidak mampu, namun kenapa kok beras yang diberikan dari pihak agen e-waroeng ber bau dan pera tidak layak di konsumsi, padahal itu sudah ada aturannya dan harganya yang dibeli pemerintah.

Disisi lain saya sebagai Kaperwil Mitrapol Banten memberikan apresiasi terhadap pemerintah pusat atau daerah yang memperhatikan masyarakatnya. Namun disisi lain saya sangat mengutuk keras atas oknum yang bermain – main dengan bantuan ini.

Lanjut ia, para jurnalis harus tetap semangat, kejar baik agen maupun suplayernya juga ke dinsos jangan diberi kendor, pertanyakan apa sebab dan apa penyebabnya bisa terjadi seperti ini, usut tuntas tuntas sampai ke akar – akarnya dan apabila benar adanya oknum tersebut apa sangsi dari Dinsos, katakan kemasyarakat lewat tulisan kalian yang benar katakan benar, yang salah katakan salah, karena itu hak rakyat yang terzolimi jangan sampai di salah artikan dan untuk dijadikan meraup keuntungan sepihak,” tandasnya.

Masih Adi, terus selidiki kejadian ini apa yang di salurkan dari pemerintah harus tepat sasaran dan jangan sampai ke masyarakat berkurang, kontrol dan diawasi jangan sampai jatuh tidak tepat sasaran, karena pemerintah sudah benar memberikan untuk rakyatnya yang tidak mampu jangan sampai dijadikan kesempatan oleh oknum yang mau mengambil kesempatan situasi saat ini.

Masih hal yang sama, para wartawan dilapangan terus bekerja sesuai tu poksi, tulis berita dengan sesuai data yang diperoleh dari masyarakat, jangan bikin berita yang mengada – ngada (Hoaxs) kasian rakyat susah, ketika benar jangan takut terus berjuang untuk menjunjung tinggi keadilan di muka bumi Indonesia tercinta ini, dan apabila ada yang menghalangi kerja para insan jurnalis, kalian jangan takut karena kerja jurnalis secara hukum di lindungi undang – undang pers Nomor 40 Tahun 1.999, apabila ada upaya yang menghalangi kerja jurnalistik maka bisa saja dipidanakan,” jelasnya.

Kontrol sosial jangan hanya pokus di BPNT saja masih banyak dana yang di gelontorkan pemerintah untuk masyarakat, apa yang diperuntukkan pemerintah terhadap rakyatnya harus tepat dan jumlahnya sesuai yang sudah di tetapkan pemerintah jangan sampai dari atas sekian kebawah beda apalagi seandainya ada pemotongan,” pungkas Keperwil Mitrapol Banten Adi. (Tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *