Kasat Reskrim Polres Tangerang Kota Sulit ditemui terkait Pos 15. Ini Jawaban Kapolda Metro Jaya

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Tangerang Banten – Terkait aktivitas pungutan liar yang ada di Pos 15, Jl Dadap, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mohammad Fadil Imran angkat bicara, Selasa (11/01/22).

Sebelumnya beredar terkait aktivitas kegiatan pungutan liar bagi para sopir Dum Truk di Pos 15 membuat pertanyaan bagi publik, pasalnya kegiatan Pungutan Liar itu tidak ada dampak baik bagi jalanan jalur Dadap kecamatan Kosambi Tangerang yang dilintasi untuk kendaraan bermotor ataupun Mobil.

Jalanan itu masih tetap rusak dan berlubang membuat kendaraan Sulit untuk melintasi kawasan itu, Perlu diketahui rusaknya Jalan itu diduga disebabkan Aktivitas Dum Truk dengan kapasitas yang berat membuat Jalanan itu Rusak dan Berkubang.

“Adapun pungutan liar tersebut di Pos 15, untuk kendaraan besar dipinta sebanyak Rp 15.000 ribu persatu kali lintasan Dum Truk,” kata Supir yang enggan di sebut namanya

Tim investigasi wartawan mitrapol.com bersama dua rekan media mendatangi Polres Tangerang kota untuk dapat wawancara sekaligus konfirmasi dengan Kasat Reskrim.

Namun setelah menunggu waktu dua Jam lebih Kasat Reskrim Polres Tangerang Kota tidak bisa ditemui, penjelasan itu disampaikan oleh penjaga yang sedang piket di ruangan Unit Reskrim Polres Tangerang kota.

“Abang dari mana bisa minta identitas id card untuk disampaikan ke staf pak Kasat Reskrim agar dapat diketahui dan saya sampaikan ke staf pak kasat,” ujar Penjaga pintu masuk Ruang Reskrim.

Abang mau Tunggu dulu atau Gimana.? Pak Kasat sedang Rapat diruang PJU bersama Kapolres dan para Kapolsek wilayah. Kalau mau nunggu ya silakan,” tambah dia

Namun Amat disayangkan setelah menunggu sekitar Dua Jam lebih, Kasat Reskrim Polres Tangerang Kota pun tidak dapat ditemui untuk dapat diwawancarai terkait pemanggilan dua kepala desa yaitu Kepala Desa Kosambi Timur dan Kepala Desa Jatimulya terkait dugaan pungli diwilayah Jalur Dadap, serta aktivitas kegiatan yang ada di Pos 15.

Disisi lain saat dimintai tanggapan melalui Via WhatsApp, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mohammad Fadil Imran mengatakan, Dengan jelas saya minta kapolres untuk menertibkan wilayahnya

“Kembali dijelaskan Dalam penyampaian informasi yang disampaikan melalui Via WhatsApp Kapolda Metro Jaya, “Saya minta Kapolres untuk menertibkan,” tutup Jendral Bintang Dua ini saat dikonfirmasi melalui Via WhatsApp.

 

Pewarta : Shem Mitrapol

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *