Konten YouTube diduga diskreditkan pengurus Gapoktan Desa Pabuaran Wetan hingga berujung Deadlock

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Cirebon Jabar – Bertempat di Balai Desa Pabuaran Wetan Kecamatan Pabuaran Kabupaten Cirebon, pertemuan sebagai bentuk klarifikasi terkait konten YouTube antara Ependi dkk dengan didampingi kuasa hukumnya R. Zakaria bersama pihak Surija dan Nawawi yang diduga telah mengunggah konten YouTube tersebut jelas mendiskriditkan pengurus Gapoktan Ependi dkk, nanun berakhir dengan tidak jelas/Deadlock.

Menurut sumber yang tidak bersedia disebutkan namanya di lokasi acara, pihak yang mengaku pendamping dari Surija dan Nawawi meminta kepada Kuasa Hukum Ependi untuk acara Klarifikasi dihentikan, serta mempersilahkan untuk melaporkan kepihak penegak hukum. Sabtu (08/01/2022)

Hal itu diungkapkan oleh yang bersangkutan setelah debat dengan pembawa acara atau Moderator yang kemudian diketahui Mitrapol bernama Khaerudin SP dari Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Waled yang juga sebagai Pendamping Gapoktan Desa Pabuaran Wetan,” ungkapnya

Moderator meminta kepada yang mewakili Surija untuk memperlihatkan dengan menyerahkan terlebih dulu bukti otentik bahwa berbicara mewakili Surija sebagai kuasa hukumnya di ruang pertemuan Balai Desa Pabuaran Wetan. Namun dugaan yang berbicara mengaku sebagai pengacara tersebut tidak bisa membuktikan surat kuasa dari Surija ke moderator.

Sebelumnya, diruang pertemuan balai desa, pihak pendamping Surija berbicara bahwa untuk persoalan tersebut tidak pantas dibicarakan secara umum di desa, karena itu persoalan pribadi, apalagi dalam keterkaitan itu melibatkan paralegal. Hal itu dianggap menyalahi aturan konon katanya.

Namun Kemudian, ditempat terpisah pihak tim Kuasa Hukum Ependi menyangkal, bahwa paralegal itu untuk yang bekaitan dengan non litigasi, dan yang dimaksud dilengkapi dengan identitas paralegalnya. jadi itu tidak menyalahi prosedur,” ujar R. Zakaria

Pertemuan untuk mengklarifikasi unggahan YouTube yang diduga kuat mendiskreditkan lembaga Desa Pabuaran Wetan tersebut difasilitasi oleh Kuwu di balai desa. Kuwu Desa Pabuaran Wetan yang terpilih kembali di Pilwu 2021 ini menyampaikan. “Mudah-mudahan dengan dilakukan di Desa ini ada jalan Damai,” tutur Abdullah Macsus Kuwu terpilih 2021.

Sementara itu, usai acara yang tidak menemukan kesepakatan Damai tersebut, R. Jakaria pihak kuasa hukum dari Eppendi menyampaikan Duduk Perkara yang sebenarnya kepada beberapa media.

” Saya Raden Jakaria, SH., MH. Saya selaku kuasa Hukum pa Ependi yang pada hari ini tujuan kami datang ke Pabuaran Wetan itu, tidak lain terkait untuk klarifikasi konten yang telah diunggah di salahsatu tayangan yang berkaitan dengan permasalahan pengadaan Dana Gapoktan dan Poktan, yang ada di Pabuaran Wetan, yang notaben e nya klaen kami merasa sudah menjalankannya dengan baik.” Tutur Pengacara dari Kantor Hukum Zayada yang sekaligus Dosen Fakultas Hukum ini.

Raden Zakaria juga menyebut bahwa kliennya dalam persoalan yang diunggah oleh YouTube baru baru ini, posisi saat ini kliennya sudah mengundurkan diri tehitung sejak 2016.” Pungkasnya.

 

Pewarta : Darto.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.