Dugaan adanya penyelundupan di Pelabuhan Punggur Batam, Ketua Mada LMP Kepri angkat bicara

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Batam Kepri – Ketua Markas Daerah (Mada) Laskar Merah Putih (LMP) kepulauan Riau (Kepri), Iwan Kei, angkat bicara terkait maraknya penyelundupan barang ilegal yang terjadi di Pelabuhan Punggur Batam. Sabtu (15/1/22).

Kinerja Bea Cukai Batam yang semakin baik di tahun 2021, ternyata ada terselip sebuah lokasi yang rawan dijadikan daerah penyelundupan Sembako, Rokok, HP Komputer dan lainnya keluar pulau Batam, dimana seharusnya barang itu jika keluar dari Batam harus melewati Pelabuhan resmi dan harus ada pajaknya yang masuk ke kas negara, ujar Iwankei, yang biasa akrab disapa Bang Iwan ini.

Menurut Iwan Kei, Kasus Bongkar muat barang menuju luar pulau Batam ini terjadi di Pelabuhan Punggur dalam Kota Batam, lancarnya kegiatan bongkar muat barang di Pelabuhan tikus tersebut, diduga kuat ada pembiaran dari pihak Bea Cukai Batam.

Aktifitas di Pelabuhan Punggur tersebut selalu terjadi di atas jam 1:00 dini hari, disaat jam orang-orangn sedang istirahat, diduga kuat mereka melakukan bongkar muat itu untuk menghindari dari pembayar Pajak, paparnya.

Barang yang pajaknya besar seperti Minuman, Rokok dan lain-lain, biasanya dikemas dalam Dus lain agar bisa mengelabuhi petugas.

Jelas kegiatan tersebut melanggar Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 19 Tahun 2019 yang mana mengirim barang keluar daerah dikenakan Pajak 10%, jelas Iwan.

Lanjut Iwan, dari hasil pantauan anggota Laskar Merah Putih di lapangan, jelas ada tindakan pelanggaran hukum di Pelabuhan Ilegal di daerah Punggur.

Melihat situasi seperti ini, Aparat Penegak Hukum (APH) harus cepat bertindak, karena ini sudah merugikan negara, terutama sekali terkait dengan Pajak yang tidak dibayar, juga terkait masalah izin Pelabuhan, kita minta kepada penegak hukum untuk menindaklanjuti kasus ini, pungkas Iwan Kei.

 

 

Pewarta : Ardie

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *