Polres Pidie Serius Hentikan Ilegal Mining di Wilayah Kerjanya

MITRAPOL.com, Pidie – Polres Pidie melalui Polsek Geumpang mulai memasang spanduk imbauan agar masyarakat menghentikan ilegal mining di kawasan hutan Geumpang, Kabupaten Pidie.

Pada hari Selasa, 18 Januari 2022 sekira pukul 10.00 WIB, Kapolsek Geumpang Ipda T. Iskandar bersama lima personelnya, dibantu masyarakat setempat, datang ke lokasi untuk memasang spanduk di Gampong (Desa) Bangkeh dan Gampong Pulolhoih dalam Kecamatan Geumpang.

Desa tersebut merupakan lokasi penambangan ilegal yang selama ini beroperasi mengambil emas tanpa izin menggunakan alat berat. Kedepan, pelaku yang kedapatan melakukan ilegal mining akan dijerat dengan UU Nomor 18 thn 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

Para pelaku ilegal mining juga bakal diancam dengan UU RI Nomor 3 tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara, dan UU Nomor 32 tahun 2008 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Kemudian UU Nomor 2 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, dengan ancaman penjara 10 tahun.

Menurut informasi yang diterima Wartawan MITRAPOL, Rabu 19 Januari 2022, lokasi pemasangan spanduk antara lain, di halaman Kantor Camat Geumpang, KM 18 jalan Lamjeu Desa Pulolhoih Kecamatan Geumpang. Selanjutnya, di KM 16, KM 12, KM 10, desa yang sama.

Selain di Desa Pulolhoih, spanduk juga terpasang di beberapa titik lainnya di sepanjang jalan Meulaboh-Geumpang. Kapolres Pidie melalui Kasat Reskrim mengatakan, Kepolisian sengaja memasang spanduk tersebut untuk mencegah pengrusakan hutan.

Untuk diketahui, baru-baru ini polisi juga menangkap dan mengamankan beberapa orang dan barang bukti alat berat ekskavator yang dioperasikan untuk melakukan ilegal mining di Geumpang, Pidie.

Terlebih lagi, sejumlah wilayah dalam Kabupaten Pidie saat ini sedang dilanda banjir, yang diduga akibat maraknya perambahan hutan maupun pertambangan emas secara ilegal.

 

Pewarta : T.Indra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.