KKB Tembak Anggota Polri saat laksanakan penjemputan disekitar Bandara Kiwirok

MITRAPOL.com, Papua – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Lamek Taplo melakukan penembakan terhadap anggota Polri Satgas Damai Cartenz yang sedang melaksanakan penjemputan disekitar Bandara Kiwirok Kabupaten Pegunungan Bintang yang berujung kontak tembak. Sabtu (22/1/22) di Distrik Kiwirok Kabupaten Pegunungan Bintang.

Kronologis kejadian, pada hari dan tanggal tersebut diatas, 07.30 WIT Anggota Satgas Damai Cartenz Sektor Pegunungan Bintang Pos Kiwirok melaksanakan persiapan dan perimeter pengamanan Shorty Helikoper Polri dari Sentani ke Bandara Kiwirok.

Pukul 08.30 WIT anggota yang melaksanakan Pam mendapat Serangan dari Kelompok Kriminal Bersenjata.

Mendapat serang tersebut anggota membalas tembakan dan terjadi kontak tembak. Dari kontak tembak tersebut satu anggota Satgas Damai Cartenz an. Bharada Rizky Nugraha terkena tembakan dibagian dada kiri.

Pukul 08.45 WIT Pos Satgas Damai Cartenz meminta bantuan Personel Medis Yonif PR 431 untuk melakukan tindakan media kepada anggota Satgas Damai Cartenz.

Pukul 12.38 WIT, Helly Bell 412 EP/P- 3002/ dengan pilot Kompol Muhammad Nur, mengevakuasi anggota Brimob yang menjadi korban penembakan KKB pimpinan Lamek Taplo dari Distrik Kwirok, Kabupaten Pengunungan Bintang dan landing di Bandara Sentani.

Pukul 12.41 WIT, korban an. Bharada Rizky Nugraha turun dari pesawat selanjutnya di naikan ke Mobil Ambulance RS.Bhayangkara.

Pukul 12.43 WIT, Mobil Ambulance RS.Bhayangkara mengevakuasi korban Ke RS. Bhayangkara untuk dilakukan tindak medis lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH mengatakan, dari kontak tembak tersebut satu anggota Brimob mengalami luka tembak dibagian dada namun kondisinya stabil dan dalam keadaan sadar. jelasnya.

Pihak kepolisian melakukan pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata, dan berkoordinasi dengan TNI, serta mengevakuasi korban.

Saat ini korban telah tiba di Jayapura dan dievakuasi ke RS. Bhayangkara untuk penanganan medis lebih lanjut.

 

 

Pewarta : Anton

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.