Kombes Riko Sunarko dicopot, Kombes Armia Fahmi jadi Plt. Kapolrestabes Medan

MITRAPOL.com, Medan Sumut – Kapolda Sumut Irjen Panca Putra Simanjuntak didampingi Wakapolda Brigjen Dadang Hartanto serta Irwasda Kombes Armia Fahmi memberikan keterangan Pers kepada wartawan di Mapoldasu, Jumat (21/1) malam.

Kapolda Sumut Irjen.Pol Panca Simanjuntak mencopot Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko dari jabatannya. Kombes Riko Sunarko selanjutnya ditarik ke Polda Sumut untuk menjalani proses pemeriksaan. Sementara pelaksana tugas Kapolrestabes Medan diserahkan kepada Irwasda Poldasu Kombes Armia Fahmi.

Pencopotan Kombes Riko Sunarko dari jabatannya langsung dipaparkan oleh Kapolda Sumut Irjen Pol.Panca Putra Simanjuntak,

Dari penjelasan Kapolda Sumut, pencopotan Riko Sunarko dari jabatannya sebagai Kapolrestabes Medan terkait kasus dugaan suap dari istri bandar narkoba.

Panca menegaskan terhitung hari ini, saya menarik Kapolrestabes Medan untuk melanjutkan pemeriksaan di Polda Sumatera Utara, tegas Kapolda Sumut Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak.

Nama Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko terseret dalam kasus itu setelah adanya pengakuan dari mantan anak buahnya, Bripka Ricardo Siahan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Medan.

Bripka Ricardo menyebutkan, aliran dana itu sampai ke Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko, bahkan menurut pengakuannya, uang Rp.75 juta itu digunakan untuk membeli hadiah sepeda motor untuk anggota Babinsa yang berhasil menangkap puluhan kilo ganja adalah bagian dari uang suap tersebut.

Mulai malam ini saya menunjuk Irwasda Polda Sumut selaku pelaksana tugas Polrestabes Medan, tegasnya

Sebelumnya diberitakan, Propam Mabes Polri turun tangan mengecek kabar adanya pejabat kepolisian di Polrestabes Medan yang menerima uang Rp 300 juta dari istri bandar narkoba, dalam sidang kasus kepemilikan narkoba anggota Satreskoba Polrestabes Medan, Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko disebut turut menerima Rp 75 juta.

“Kapolda tidak ingin mengomentari materi persidangan. Saya sudah perintahkan Karo Paminal Propam Polri untuk cek ke Kabid Propam Polda Sumut,” ujar Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo sajat dimintai konfirmasi, Jumat (14/1).

Sambo memastikan Propam tidak pandang bulu dalam menindak tegas setiap anggota kepolisian, bahkan pejabat kepolisian, dengan catatan apabila mereka terbukti menerima duit suap ratusan juta tersebut.

Kalau benar ada nama-nama yang muncul, pasti kita akan tindak tegas!” ucapnya.

Ditempat terpisah, Kombes Riko Sunarko buka suara terkait namanya yang disebut ikut menerima uang Rp 75 juta dari istri bandar narkoba, dan Riko membantah hal itu.

“Kasus itu langsung ditangani Satuan narkoba, masalah kasus tersebut tidak pernah dilaporkan ke saya. Gimana saya mau bagi-bagi uangnya. Kasusnya saja nggak dilaporkan ke saya. Di situkan dijelaskan saya perintahkan bagi-bagi,” kata Riko kepada wartawan, Jumat (14/1/2022).

Riko juga membantah soal uang itu digunakan untuk membeli motor untuk seorang Babinsa TNI. Riko menegaskan motor itu dia beli dengan uang sendiri.

“Kalau soal motor, saya pesan sendiri dan bayar lunas dan harganya bukan Rp 75 juta, tapi Rp 10 juta lebih aja, itu kan motor bebek,” ujar Riko.

 

 

Pewarta : Herman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.