Polres Nagan Raya Dorr Pelaku Pelecehan Seksual Anak dibawah Umur

MITRAPOL.com, Kab Nagan Raya – Anggota Unit V Opsnal Satreskrim Polres Nagan Raya berhasil menangkap seorang pelaku pelecehan seksual terhadap anak, Rabu 9 Februari 2022.

Pelaku berinisial MJ (26 tahun) ditangkap dan diamankan saat berada di Beutong Kabupaten Nagan Raya, sekira pukul 15.40 WIB. Pelaku ditangkap karena dilaporkan memperkosa seorang anak yang masih di bawah umur.

Kapolres Nagan Raya, melalui Kasat Reskrim AKP. Machfud, SH.,M.M, mengatakan, korban berinisial AM dan masih berusia 5 tahun, yang juga warga Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh.

Kasat Reskrim Polres Nagan Raya, mengungkapkan jika pemerkosaan bermula pada 4 Oktober 2021 lalu sekira pukul 22.45 WIB, korban sedang bermain di rumah pelaku. Saat itu pelaku memanggil korban dan mengajak korban membeli jajanan di warung sebelah rumah pelaku.

Usai membeli jajanan di warung dekat rumah, pelaku mengajak korban masuk ke dalam rumah hingga ke dalam kamar pribadi pelaku. Korban yang masih anak-anak tersebut dirayu oleh pelaku sekaligus melakukan pelecehan terhadap korban.

AKP.Machfud,S.H.,M.M. selaku kasat Reskrim Polres Nagan Raya menjelaskan, berdasarkan penuturan dan laporkan korban bersama keluarganya, korban yang merasa ketakutan saat dilecehkan, sempat memberontak dan melarikan diri.

Setiba di rumah, korban melaporkan kejadian yang dialaminya kepada ibu korban di rumah, kepada ibunya, korban mengaku telah dilecehkan dan diperkosa oleh pelaku MJ.

“Mengetahui kejadian tersebut, keluarga korban merasa dirugikan dan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Nagan Raya,” ujar AKP Machfud.
Hari, Rabu sekira pukul 15.40 WIB, Polisi berhasil mengamankan pelaku di kediamannya di Desa Cot Syala Kecamatan Beutong Kabupaten Nagan Raya. Saat ditangkap, pelaku sempat melarikan diri lewat belakang rumahnya, sehingga terjadi aksi kejar-kejaran.

Polisi berhasil menangkap pelaku, kemudian pada pukul 15.30 WIB, pelaku dibawa oleh anggota Sat Reskrim Polres Nagan Raya menuju Mapolres.

“Pada saat dalam perjalanan, pelaku meminta izin kepada anggota untuk berhenti sejenak guna membuang air kecil, akan tetapi pelaku memanfaatkan kesempatan itu untuk melarikan diri,” ungkap Machfud.

Akibat melarikan diri yang kedua kalinya, petugas dari Polres Nagan Raya secara terpaksa harus melakukan penindakan tegas dengan melumpuhkan pelaku menggunakan peluru tajam di bagian kaki, sehingga upaya melarikan diri dapat digagalkan.

“Pelaku adalah residivis dalam perkara yang sama yaitu tindak pidana pelecehan seksual (pencabulan) terhadap anak dibawah umur pada tahun 2014, dan baru selesai menjalani hukuman pada tahun 2019,” jelas Machfud.

Tersangka di bawa ke rumah sakit Sultan Iskandar Muda guna dilakukan penangan medis dan menunggu pemulihan untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut di Mapolres Nagan Raya.

Adapun barang bukti yang diamankan polisi yaitu satu lembar surat hasil visum, baju lengan panjang warna biru, celana panjang warna biru, dan selembar celana dalam warna aren bergaris.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPR – RI Nazaruddin alias Dek Gam, mengaku sangat mengapresiasi kinerja dan gerak cepat petugas Polres Nagan Raya dengan menangkap pelaku pelecehan seksual terhadap anak.

“Saya sangat mengapresiasi petugas kepolisian dari Polres Nagan Raya yang berhasil menangkap pelaku pelecehan seksual, yang begini harus dihukum berat agar mendapat efek jera, apalagi kalau residivis kasus yang sama, ini sangat menyedihkan bisa terulang, berarti tidak ada efek jera,” kata Politisi PAN tersebut.
“Kejadian seperti ini membuat kita semua malu, apalagi kita sudah dikenal dengan penerapan syariat Islam, sekali lagi saya sangat mengapresiasi tindakan yang dilakukan oleh Polres Nagan Raya,” tutupnya.

 

Pewarta : T. Indra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.