DINKES Ketapang : Pembangunan Rumah Sakit dan Puskesmas Belum Rampung akan tetap diselesaikan dan Pelaksana sudah diberikan denda

MITRAPOL.com, Ketapang Kalbar – Dalam peningkatan mutu layanan publik di Kabupaten Ketapang Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang melalui Dinas Kesehatan telah melakukan upaya penguatan Puskesmas daerah tertinggal, Perbatasan dan Kepulauan (DTPK) dengan pembangunan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan pada tahun 2021 yaitu berupa pelaksanaan pembangunan diantaranya :

Pembangunan Rumah Sakit Pratama Kecamatan Sandai (DAK) dengan kapasitas 50 tempat tidur terletak berlokasi di Jalan trans Kalimantar. Pembangunan Rumah Sakit Pratama Kecamatan Sandai dilaksanakan oleh PT. Peduli Bangsa dengan nilai anggaran sebesar Rp. 25.585.000.000 (Dua puluh lima milyar lima ratus delapan puluh lima juta Rupiah), waktu pelaksanan 177 hari kalender, hingga akhir tahun 2021 progres fisik tercapai 90,46% dan realisasi keuangan sudah dibayarkan 21.874.457.750 (Dua puluh satu milyar delapan ratus tujuh puluh empat juta empat ratus lima puluh tujuh ribu tujuh ratus lima puluh Rupiah) atau 85% dan pembangunan dilanjutkan dengan penyedia dikenakan denda.

“Hal ini dijelaskan secara jelas oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadis Dinkes) Rustami melalui Ferdinan, Bidang Sumber Daya Kesehatan saat ditemui diruang kerjanya pada, Jumat ( 11/2)

Berikut Keterangan Kepala Dinas Kesehatan (KADINKES) Rustami melalui Ferdinan menjelaskan, ” Terkait Pekerjaan yang belum selesai,” Pekerjaan Pembangunan Gedung Laboratorium Daerah Kabupaten Ketapang Kecamatan Delta Pawan (DAK) oleh PT. Adian Teknik Natama dengan nilai anggaran sebesar Rp.3.730.098.000 (Tiga milyar tujuh ratus tiga puluh juta sembilan puluh delapan ribu Rupiah) dan waktu pelaksanaan 166 hari kalender.
Hinggan akhir tahun 2021 progres fisik pekerjaan mencapai 80,68% dan realisasi keuangan sudah dibayarkan sebesar Rp. 2.669.977.750.- (Dua milyar enam ratus enam puluh sembilan juta sembilan ratus tujuh puluh tujuh ribu tujuh ratus lima puluh Rupiah) atau 72% pembangunan dilanjutkan dengan penyedia dikenakan denda,” terang Ferdinan

Selanjutnya, ” Pembangunan Puskesmas Pesaguan Kecamatan Matan Hilir Selatan (DAK), direlokasi di sebelah Puskesmas Pesaguan yang lama dan pelaksanaan oleh CV. Al-Phati dengan anggaran sebesar Rp. 7.384.000.000.- (Tujuh milyar tiga ratus delapan puluh empat juta Rupiah) dengan waktu pelaksanaan 155 hari kalender. Hingga akhir tahun 2021 realisasi progres fisik mencapai 80,22% dan realisasi keuangan/pembayaran sebesar 5.611.821.000,00 (Lima milyar enam ratus sebelas juta delapan ratus dua puluh satu ribu Rupiah) atau 76% sedangkan sisa pekerjaan dilanjutkan dengan penyedia dikenakan denda.

Untuk pekerjaan yang sudah selesai Ferdinan juga menyampaikan, ” Pembangunan Puskesmas Tuan Tuan Kecamatan Benua Kayong (DAK), direlokasi tepatmya di Kelurahan Mulia Kerta dengan anggaran sebesar Rp. 8.428.435.000 (Delapan milyar empat ratus dua puluh delapan juta empat ratus tiga puluh lima ribu Rupiah) oleh CV. Zee Indo Artha dan waktu pelaksanaan 145 hari kalender. Hingga akhir tahun 2021 progres fisik mencapai 97,8854% dan realisasi keuangan/pembayaran sebesar Rp. 8.428.435.000 (Delapan milyar empat ratus dua puluh delapan juta empat ratus tiga puluh lima ribu Rupiah) atau 100%.

” Pembangunan Gedung PSC 119 Kabupaten Ketapang Kecamatan Delta Pawan (DAK) terletak di Jalan Hos Cokroaminoto dilaksanakan oelh CV. Putra Pratama dengan anggaran sebesar Rp.1.443.300.000,00 (Satu milyar empat ratus empat puluh tiga juta tiga ratus ribu Rupiah) dengan waktu pelaksanaan 145 hari Kalender. hingga akhir tahun 2021 Capaian progres fisik yaitu 98,35% dan realisasi keuangan dibayar 1.443.300.000,00 (Satu milyar empat ratus empat puluh tiga juta tiga ratus ribu Rupiah) atau 100%.

Pembangunan Rumah Dinas Tenaga Kesehatan Puskesmas Pesaguan Kecamatan Matan Hilir Selatan (DAK) dilaksanakan oelh CV. Batu Laman Satong dengan anggaran sebersar Rp. 1.274.876.000,00 (Satu milyar dua ratus tujuh puluh empat juta delapan ratus tujuh puluh enam ribu Rupiah) dan 145 hari kalender. Hingga akhir tahun 2021 yaitu capaian progres fisik 100% dan telah dibayar sebesar 1.274.876.000,00 (Satu milyar dua ratus tujuh puluh empat juta delapan ratus tujuh puluh enam ribu Rupiah) atau 100%.

Mengakhiri keterangan nya Ferdinan menambahkan, ” Pembangunan yang belum selesai yaitu Pembangunan Rumah Sakit Pratama Kecamatan Sandai, Pekerjaan Pembangunan Gedung Laboratorium Daerah Kabupaten Ketapang Kecamatan Delta Pawan dan Pembangunan Puskesmas Pesaguan Kecamatan Matan Hilir Selatan terus berlanjut di tahun 2022 dengan pembiayaan melalui APBD 2022, ” Tutupnya

 

Pewarta : Roy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.