Forum Tani Hutan Beltim Bersihkan Mirang Dalam Gerakan Rindu Pantai Asri

MITRAPOL.com, Beltim – Forum Tani Hutan Beltim melakukan kegiatan sweeping sampah dan penanaman pohon di Pantai Mirang, Minggu (13/02/2022).

Kegiatan yang bertajuk “Gerakan Rindu Pantai Asri” ini diadakan dengan mengundang semua elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk ikut bergabung dan tidak lelah untuk selalu berusaha menjaga serta memperbaiki lingkungan dengan melakukan hal-hal yang mendasar terlebih dahulu seperti tidak membuang sampah sembarangan serta terus aktif menanam pohon.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala UPTD KPHP Gunung Duren, Perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Beltim, Kepala Desa Padang, kelompok pegiat lingkungan serta masyarakat sekitar.

Antusiasme dari masyarakat sendiri terlihat dari sejak pukul 06.30 WIB, sudah banyak yang datang ke lokasi kegiatan dan langsung melakukan sweeping sampah bahkan dalam pantauan media tidak sedikit teman-teman yang datang dari luar Kecamatan Manggar, Tak kurang dari 100 orang hadir dalam gerakan yang nanti diharapkan akan menjadi kegiatan rutin dilaksanakan di berbagai pesisir lain di Belitung Timur.

Kepala UPTD KPHP Gunung Duren, Yono Cahyono, S.E disela-sela melakukan penanaman pohon menyampaikan, rasa terimakasih dan sangat mengapresiasi inisiatif teman-teman. Gerakan peduli lingkungan ini sangat positif dan edukatif, terlebih dengan bersinergi dengan masyakat setempat.

“Semoga apa yang dilakukan hari ini dikerjakan dengan niat tulus ikhlas serta dapat memberikan manfaat untuk anak cucu kita di masa mendatang, kedepan kegiatan seperti ini diharapkan terus akan dilakukan ditempat yang lainnya dengan melibatkan masyarakat setempat,” ujar Yono

Dalam kesempatan yang sama, salah satu pemangku adat di Desa Padang, Ahartoni yang juga ikut dalam kegiatan menyampaikan bahwa senang sekali ada banyak kegiatan-kegiatan positif seperti ini, beliau bercerita bahwa abrasi pantai di mirang ini memang sangat parah, dulu posisi pantai ada di sekitar 50 – 70. meter dari pinggir pantai saat ini.

Maka dari itu adanya kegiatan bersih sampah, penanaman pohon serta penanaman mangrove ini tentu jadi upaya bersama untuk mengurangi abrasi,

“Saya berharap kegiatan ini yang juga melibatkan banyak masyarakat, sudah jelas banyak yang mendukung dan terbantu, manfaat ke masyarakat oke, manfaat lingkungannya juga akan terasa, jangan lelah untuk terus berbuat kebaikan,” kata Ahartoni.

Sementara itu, Ivan yang ikut tergabung dalam forum kelompok tani hutan menyampaikan, kegiatan ini akan terus dilanjutkan sebagai agenda rutin, sehingga perlahan terbangun kesadaran dari masyarakat Beltim untuk lebih peduli terhadap lingkungan. “mun ukan kite sape agik, besukor tahun ini kite dapat manfaat dari adenye kegiatan pusat di beltim berkenaan dengan lingkungan, harusnye yang lebe banyak tau itu kiape perjuangan kawan-kawan peduli ini, melakukan pekerjaan ditengah malam sampai ke pagi, berhadapan dengan kondisi alam, belum agik bahaye binatang, makenye dengan pengorbanan itu lah kamek-kamek di forum ini tergerak ati untuk terus melakukan kegiatan positif untuk lingkungan kite,” pungkasnya

Adapun hasil kegiatan ini terkumpul satu container sampah pantai serta ditanamnya 200 batang pohon mente dan 150 pohon cemara laut.
Sebelum membubarkan diri, semua pihak yang ikut kegiatan juga mendapatkan buah tangan berupa ikan teri hasil produk masyarakat Bukulimau yang digawangi oleh Muhammad Gawing dan kawan-kawan. “Harapan mereka produk asli pulau bukulimau ini lebih dikenal masyarakat luas untuk membantu upaya pemasaran kedepan dan pengembangan produk menjadi lebih baik lagi.

 

Pewarta : Tb

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.