SMK Buana Madani Kota Serang, Dapat Bantuan 6,75 Milyar dari P-CWIP

MITRAPOL.com, Banten – SMK Buana Madani adalah salahsatu satuan pendidikan dengan jenjang Sekolah Menengah Kejuruan Peternakan yang berlokasi di Desa Pancalaksana, Kecamatan Curug, Kota Serang, Provinsi Banten.

SMK Peternakan milik Yayasan Achsanunnadiyya ini dalam waktu dekat akan menerima bantuan Pembangunan sekolah dari dana hibah sebesar 6,75 Milyar, dana tersebut diberikan oleh Perkumpulan Cahaya Warisan Ibu Pertiwi.

Cahaya Warisan Ibu Pertiwi atu P-CWIP merupakan pengelola dana hibah yang membantu meningkatkan citra Indonesia sebagai Negara besar yang bermartabat dan memiliki kontribusi serta pengaruh positif bagi dunia, Hal itu dilakukan P-CWIP melalui inovasi-inovasi seperti skema penempatan dana dengan tetap dan mempertimbangkan aspek fiskal yang dimiliki Negara.

Menurut informasi yang diperoleh mitrapol.com Pada Site Plan pembangunan untuk SMK Buana Madani terdiri dari Enam gedung Ruang kelas baru, ruang laboratorium dengan dilengkapi fasilitas kegiatan Belajar juga alat praktek kejuruan.

Ketua umum P-CWIP, Agus Sudarmawan,ST mengatakan, pihaknya akan membangun 10 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se Provinsi Banten yang semestinya sudah dimulai namun dalam tahapan juklak-junkisnya masih ada yang harus segera diperbaiki untuk finalkan.

“Kalau mulainya itu sekarang ini harus sudah dimulai karena provinsi banten ini kan ada sepuluh jadi, kita tahapannya yang sekarang ini diawal berarti, kita dari RAB gambar yang sudah sama-sama disetujui nanti dasar itulah untuk empat belas hari kedepannya. Nah gitu, Jadi setelah RAB gambar disamakan semua persepsinya jadi dasar itu menjadi dasar dibuatnya surat SPMK, Surat Perintah Mulai Kerja, jadi tergantung daripada sekolah atau pun kontraktor yang di sini tadi itu mem-follow up RAB dan gambarnya itu supaya segera di finalkan karena setelah final kita berikan SPMK untuk mulai kerja,”Kata Ketua Umum P-CWIP usai melaksanakan Peletakan batu pertama sebagai Pilot Projek pembangunan sepuluh SMK di Provinsi Banten pada, Sabtu (12/2/2022).

Saat ditanyakan soal sumber dana yang akan digelontorkan untuk membangun 10 SMK yang ada di Kabupaten Serang, Kota Serang, Kabupaten Lebak dan Pandeglang. Agus Sudarmawan,ST menjelaskan bahwa dana tersebut berasal dari dan Perkumpulan Cahaya Warisan Ibu Pertiwi sendiri, Seputaran Donatur personal founder, dana yayasan luar Negeri seperti Brunei Darussalam dan juga ada sebagian dari dana hibah Pemerintah pusat.

“Kita sekarang ini yang dipercaya untuk mengelola itu untuk disalurkan di masyarakat,” kata Agus menambahkan.

Agus Sudarmawan juga mengatakan, Perkumpulan Cahaya Warisan Ibu Pertiwi tidak hanya bergerak di bidang pendidikan saat ini, sembilan program yang diusung di bidang social diantaranya Pembangunan Pondok Pesantren, Bedah Rumah, Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya, penanaman mangrope digaris pantai dan lainnya. untuk menjalankan program dalan waktu dekat pihaknya akan segera mendirikan Kantor Perwakilan Cabang P-CWIP Banten

“Intinya semua layak dibantu asalkan sesuai dengan kriteria yang diinginkan oleh founder, kami P-CWIP adalah pesuruh dari pemillik dana. Asalkan setiap yayasan dapat mengikuti tahapan sesuai petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis akan kami berikan,” ujarnya

Turut hadir dalam acara peletakan batu pertama, Sekertaris Dinas Pendidikan dan kebudayaan Provinsi Banten Muhamad taqwin SN, S.Pd, SE, M.Ak. Dirinya mengungkapkan bantuan dari P-CWIP tentunya sangat bermanfaat dalam upaya meningkatkan kwalitas dan mutu pendidikan bagi sekolah khususnya dan Provinsi Banten pada umumnya

Sementara Ketua Yayasan Achsanunnadiyya, Seno Aji Sunhaji mengaku semula tidak menyangka akan kedatangan tim P-CWIP Banten kemari memberikan penawaran bantuan dengan jumlah sangat besar untuk sekolah kami

“Setelah saya bersedia tidak lama kemudian datang tim P-CWIP Pusat melakukan Verifikasi, setelah dinyatakan lolos ya, sekarang Alhamdulillah digelar peletakan batu pertama,” ungkapnya

Senada dengan Kepala SMK Buana Madani, R.Teten Abdul Basit menambahkan bahwa dengan bantuan tersebut efektifitas pembelajaran siswa akan lebih meningkat lagi

Rencananya, Lanjut Teten, Kedepan SMK Buana Madani berencana akan membuka jurusan baru, Yakni, teknologi pangan dan teknologi pengolahan serta Pondok Pesantren. Hal itu bertujuan untuk mendukung keberadaan ternak berinovasi produk susu dan pengolahan yang dimiliki sehingga mampu mencetak siswa yang menguasai ilmu teknologi dengan begitu akan memudahkan untuk memilih profesi sebagai pengusaha atau seorang pekerja berkompetensi.

Perasaan sama tentu dirasakan oleh Kepala Sekolah lain “Vivid Dream” semoga mimpi segera menjadi kenyataan

 

Tim Mp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.