Kejari Aceh Timur musnahkan barang bukti tindak pidana yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap

MITRAPOL.com, Aceh Timur – Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Timur telah melakukan Pemusnahan Beberapa Barang bukti tindak Pidana yang mempunyai kekuatan Hukum tetap.

Pemusnahan yang dilaksanakan dihalaman Kantor Kejaksaan Negeri Aceh Timur Rabu (16/02/2022) Sekitar Pukul 09.00 WIB itu terdiri dari bebera pajenis, diantantaranya kasus pencurian, penipuan, penggelapan, penganiayaan, pembunuhan, perlindungan anak, KDRT, asusila, Minyak Illegal dan Kejahatan Pembunuhan dan Perniagaan Satwa yang dilindungi

Hadirdalamkegiatantersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten AcehTimur Semeru, S.H, M.H. Kapolres Aceh Timur AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat, S.I.K. Dandim 0104/Atim yang diwakili oleh Pa Sandi Kodim0104/Atim Letda Inf Saifiddin. Ketua Mahkamah Syariyah Idi Hasanuddin, SHi, M. Ag. Plt. Kalapas KelasIIB Idi Indra Gunawan, SH. Ketua Pn Idi yang diwakili oleh Ike Ari Kesuma, SH, Kepala Kesbangpol AcehTimur Iskandar, SH, Para Kasidan Staf Kejaksaan Negri Aceh Timur. PersonilTNIKodim0104/Atim, Personil Polres Aceh Timur.

Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Timur melalui Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Hanita Azrica, SH menjelaskan, bahwa semua Barang bukti yang dimusnahkan itu hasil perkara Pidana Umum dari Bulan Juni 2021 sampai bulan Januari 2022 yaitu sebanyak 50 (limapuluh) perkara sejak periode Juni 2021 s/d Februari 2022 yang terdiri dari perkara Narkotika sebanyak 25 (duapuluhlima) perkara, Oharda 8 (delapan) perkara Kamnegtibum sebanyak 17 (tujuhbelas) perkara.

Narkotika dari hasil penyisihan dengan rincian:

Narkotika jenis sabu sebanyak 9.716,38gram. Narkotika jenis ganja sebanyak 3.393,02. gram dan ini adalah jumlah yang besar, untuk itu mari kita bahu membahu bersinergi dalam memberantas peredaran narkotika, agar tidak ada lagi generasi muda kita yang mati tiap tahunnya karena penyalahgunaan narkoba,” ucap HanitaAzrica.

Barang Bukti perkara Non Narkotika sebanyak 25 (duapuluhlima) perkara yang terdiri dari perkara kasus pencurian, penipuan, penggelapan, penganiayaan, pembunuhan, perlindungan anak, KDRT, asusila, Minyak Illegal dan Kejahatan Pembunuhan dan Perniagaan Satwa yang dilindungi.

Selanjutnya keseluruhan barang bukti tersebut baik barang bukti narkotika dan non narkotika pemusnahannya dilakukan dengan cara dihancurkan dan di bakar.

 

Pewarta : T. Indra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.