Terkait didemo Warga ini penjelasan RW 05 Cengkareng Barat

MITRAPOL.com, Jakarta – Konflik warga dengan ketua RW 05 Kelurahan Cengkareng Barat terus bergulir meski sudah beberapa kali dilakukan pertemuan rapat dengan para pihak namun permasalahan itu belum menemukan titik terang.

Bahkan terakhir dilakukan mediasi oleh Camat Cengkareng Lurah Cengkareng Barat dan Anggota DPRD DKI Jakarta antara ketua RW 05 Cengkareng Barat H.Iskandar dengan sebagian warganya juga tidak menemukan jalan keluar alias deatlock.

H.Iskandar Ketua RW 05 Cengkareng barat menuturkan,apa yang di tuduhkan pada dirinya oleh beberapa warga itu tidak benar. Karena menurutnya ia baru menjabat ketua RW 05 Cengkareng Barat baru berjalan tiga bulan.

“Apa yang di tuduhkan pada saya selama ini itu semua tidak benar,karena saya baru menjabat baru berjalan tiga bulan,” ujar Iskandar saat di hubungi wartawan melalui selulernya. (16/2/2022)

Iskandar mengatakan, dirinya hanya menjalankan kebijakan apa yang sudah dibuat oleh ketua RW terdahulu.

“Saya masih mengikuti aturan yang ada dari ketua RW sebelumnya. “Dan saya belum membuat kebijakan apapun sampai saat ini. Kalau IKKR itu sejak sebelum saya itu juga sudah ada di semua blok di kawasan perumahan itu,” kata dia

Kemudian kata dia, saya juga di tuding melakukan pungli, kalau ada warga yang membangun atau renovasi rumah skala kecil di kenakan 3jt kalau Renovasi besar dikenakan 5jt.Hal itupun sudah dilakukan sejak jaman ketua RW sebelum dirinya.

“Saya hanya mengikuti aturan yang sudah ada. Itupun kalau ada uangnya murni untuk membangun lingkungan, contohnya kalau ada jalan yang rusak atau tiang listrik yang rusak karena kendaraan berat yang bawa material bangunan itu terkadang paving blok itu rusak kita ganti pakai uang itu.” Tegasnya

Iskandar juga mengatakan, ada juga yang menuding dirinya melakukan pungli IKKR terhadap rumah ibadah dan musollah itu sama sekali tidak benar.

“Ada yang menuding kalau saya melakukan pungli terhadap rumah ibadah itu tuduhan yang sangat keji, coba tunjukan ke saya buktinya kalau saya melakukan itu. Coba cek saja apakah ada tanda tangan saya atau stempel saya di situ.? Itu jelas tuduhan yang membabi buta,” ujarnya

Lanjutnya, kalau ada warga yang menuduh saya melakukan pungli silakan laporkan ke pihak yang berwajib,biar hukum yang akan membuktikan tuduhan itu,karena negara kita negara hukum.” kata dia

Saat ditanya bahwa ada permintaan warga dirinya harus mundur dari jabatan ketua RW 05 Iskandar mengatakan, kalau dirasa hal itu sudah sesuai dengan aturan yang berlaku dan dirinya siap untuk mundur.

“Karena saya merasa tidak melakukan apapun apalagi perbuatan yang melanggar hukum, kenapa saya harus mundur, semua itu ada aturannya, tidak boleh kita asal tuduh dengan cara serampangan seperti itu. Kalau tuduhan itu tidak terbukti nanti bisa berdampak tidak baik.” kata dia.

Ia juga mengatakan bahwa sebenarnya tujuan warga itu sangat baik,semua ingin memberikan kontribusi untuk membangun wilayah kita menjadi lebih baik. namun alangkah eloknya dengan cara yang baik pula.Kita semua punya niat yang baik untuk melakukan sebuah perubahan, alangkah baiknya jika ada permasalahan kita bisa selesaikan dengan cara musyawarah dan mufakat atau konsolidasi, bukan dengan emosi.” ujarnya

Ia juga mengakui bahwa menjadi pemimpin itu tidak mungkin bisa memuaskan semua orang,ada yang suka dan ada yang tidak suka itu hal biasa, namun jika pihak ada yang kurang suka tolong berikan masukan atau kritikan dengan cara yang beradab dan beretika.

“Karena kita punya niat yang sama untuk membangun wilayah kita menjadi lebih baik dan lebih maju lagi apabila semua masyarakat uyub dan rukun damai.” ujarnya

Ia juga berharap masalah ini segera bisa di selesai kan dengan baik agar semua pelayanan terhadap masyarakat bisa berjalan dengan maksimal.” tutupnya

 

Pewarta : Shem Mitrapol

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.