Kepala Sekolah SMAN 1 Way Pengubuan diduga tilep dana Bos TA 2020

MITRAPOL.com, Lamteng – Tahun 2020 lagi gencar gencarnya pemerintah pusat maupun daerah menangani virus covid 19 dan memberlakukan larangan bagi masyarakat maupun pemerintah melakukan kegiatan yang mengundang keramaian dalam bentuk apapun, dan tanpa kecuali, melarang dunia pendidikan melakukan kegiatan pembelajaran tatap muka dan kegiatan exstakulikuler.

Dan larangan tersebut dimanfaatkan oleh okmun Kepala Sekolah SMAN 1 Way Pengubuan Kabupaten Lampung Tengah untuk mencari keuntungan pribadi.

Tiga komponen kegiatan exstarakulikuler yang menelan dana lebih dari Rp 100 juta dan delapan komponen untuk perawatan sarana dan prasarana sekolah yang menghabiskan anggaran hampir Rp 50 juta tahun 2020.

Saat ingin di komfirmasi Senin 14 februari Kepala Sekolah Sri Mulyati tidak ada di tempat.

Terlepas itu media mencoba komfirmasi dengan waka kesiswaan Drs suwondo menjelaskan. “Sangat di sayangkan, ketua osis fakum tidak ads kegiatan apapun selama covid 19 dan kami pihak sekolah gak berani melawan peraturan pemerintah.

“Jadi tahun 2020 kami seluruhnya fakum siswa tidak ada kegiatan apapun,” ucapnya

Dan waka sarana dan prasarana Ahmad Pairun juga menjelaskan, untuk perawatan sekolah yang kami lakukan hanya memotong rumput, bunga dan mempersihkan yang sering di kerjakan tukang kebun atau penjaga sekolah.
Untuk perawatan sekolah hanya ngecat dan ganti asbes yang pecah yang menghabiskan anggaran paling bnyak 10 juta lah,” jelasnya.

Atas penyimpangan dana tersebut semoga Dinas terkait bisa menindak lanjut oknum kepala sekolah agar tidak menjadi contoh bagi okmun yang lain.

 

Pewarta : Lami

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.