Masyarakat Empat Desa di Carita akan gelar demo di Projek Starmas

MITRAPOL.com, Pandeglang – Perwakilan Masyarakat Desa Sukanegara, Desa Cinoyong, Desa Sukarame, dan Desa Kawoyang Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang Banten, dalam waktu dekat berencana menggelar aksi unjuk rasa di perbatasan kabupaten Pandeglang dan kabupaten Serang.

Aksi unras ini didasari adanya Informasi bahwa pihak PT. STARMAS akan membangun hotel bintang lima yang yang kegiatannya dilaksanakan oleh pihak PT ARMS.

Hal informasi itu dijelaskan safuloh kepada awak media bahwa pihaknya atas nama perwakilan masyarakat desa Sukanegara, sudah meminta kepada pihak Lembaga swadaya masyarakat dari DPP Lembaga Front Pemantau kriminalitas dan DPP LSM Geger Banten, LSM SANRA DPW Banten untuk mendampingi masyarakat berunjunk rasa.

Uloh yang biasa sapan seharian nya ini juga menyatakan telah sepakat dengan perwakilan masyarakat dari 4 desa di Kecamatan Carita, sekitar 100 orang dalam waktu dekat akan menggelar unjuk rasa dan menyampaikan aspirasi dari masyarakat, mengingat amanat UU Nomor : 9 tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum dan juga sejalan dengan Pasal 28 Undang-Undang Dasar 1945, bahwa Kemerdekaan menyampaikan pendapat adalah hak setiap warga negara untuk menyampaikan pikiran dengan lisan, tulisan, dan sebagainya secara bebas dan bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Aspirasi yang akan disampaikan saat digelar nya aksi unjuk rasa yaitu : meminta kepada pihak PT Star mas bersinergi dengan lingkungan masyarakat setempat, harapnya.

Uloh menambahkan agar pihak PT STARMAS sejak awal kegiatan sampai berdirinya hotel untuk memberdayayakan dan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berkonstribusi sesuai dengan kemampuan dan fakta integritas nya dari masyarakat setempat.

Dengan tujuan secara langsung menghindari ada nya oknum yang menyelam sambil minum air dengan mengatasnamakan masyarakat demi sebuah kepentingan kelompoknya,” ungkapnya.

Di temui awak media di Kantornya, Rezqi membenarkan bahwa lembaganya telah dihubungi oleh saepulloh dari perwakilan masyarakat desa Sukanegara, yang memintanya ikut mendampingi masyarakat untuk berunjukrasa di perbatasan kabupaten Serang dan kabupaten Pandeglang tepatnya lokasi projek pembangunan hotel milik PT STARMAS, dan pihaknya secara kelembagaan menyatakan siap akan menurunkan anggotanya mendampingi masyarakat 4 desa untuk berunjukrasa. Jumat, (4/3/22).

Rezqi juga menegaskan akan langsung berorasi untuk mempertanyakan tindak lanjut hasil sosialisasi dengan pihak konsultan dari kementrian lingkungan hidup dan masyarakat serta pihak PT ARMS, tiga bulan yang lalu tidak ada kelanjutannya, padahal sudah jelas aspirasi yang di sampaikan tertuang dalam berita acara dan points nya itu demi kepentingan masyarakat / publik tapi sayangnya pihak kementerian lingkungan hidup dan pihak terkait lainnya kegiatan sosialisasi tersebut terkesan hanya sebatas formalitas cukup dicatat saja dan tidak ada realisasinya.

Selain mempertanyakan jawaban atas aspirasi masyarakat tiga bulan yang lalu, AMDAL harus menjadi prioritas dan tanggungjawab semua pihak karena Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) menurut UU no 32 tahun 2009 pasal 1 ayat (2) adalah upaya sistematis dan terpadu yang dilakukan untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup dan mencegah terjadinya pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup yang meliputi perencanaan, pemanfaatan, pengendalian, pemeliharaan, pengawasan, dan penegakan hukum, oleh karenanya kami pihak DPP lembaga front pemantau kriminalitas akan konsisten melakukan sosial control seputar kegiatan,” tegasnya.

Sementara, Amrullah,SH, Ketua Umum Dari DPP LSM GEGER BANTEN, saat di konfirmasi lewat telepon selulernya membenarkan bahwa telah didatangi oleh saepulloh perwakilan masyarakat yang memintanya kepada DPP LSM GEGER BANTEN untuk mengawal dan mendampingi masyarakat berunjukrasa, ditegaskan Amrul pihaknya dari kelembagaan siap turunkan anggotanya mendampingi masyarakat berunjukrasa bahkan dirinya menyatakan siap beroraberorasi untuk menyampaikan aspirasinya masyarakat, jelasnya.

Hal yang sama, Ketua LSM SANRA Royen Siregar menegaskan siap turun membantu masyarakat untuk melakukan unjuk rasa.

Kami dari LSM SANRA siap menurunkan anggota membantu masyarakat untuk berorasi dimuka umum, kita sebagai control sosial akan selalu membantu menyampaikan aspirasi masyarakat, semua punya aturan, apalagi ini tentang lingkungan yang akan berdampak kepada empat desa yang ada di kecamatan carita,” singkatnya.

 

Pewarta : Heru/Ujang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.