Resmob Polres Bitung Lumpuhkan Seorang Residivis Kasus Pencurian Dengan Timah Panas

MITRAPOL.com, Bitung Sulut – Tim gabungan Resmob Polres Bitung, mengungkap dan menangkap Rio alias RK (31) warga kota Bitung, pelaku dugaan tindak pidana pencurian di wilayah kecamatan Girian kota Bitung, Jumat (11/3/2022) dini hari.

RK alias Rio diduga melakulan pencurian uang tunai sebesar, Rp. 20.000.000, – dan 3 unit HP milik korban perempuan berinisial R (32), yang terjadi pada 20 Desember 2021 lalu, di kelurahan Manembo-nembo Tengah kecamata Matuari kota Bitung.

Lelaki yang pernah tiga kali keluar masuk penjara dengan kasus yang sama itu, harus dilumpuhkan petugas dengan timah panas dikaki kananya karena tidak koperatif dan berusaha kabur saat akan diamankan.

Kapolres Bitung, AKBP Alam Kusuma S. Irawan, melalui Kasi Humas Polres Bitung, IPDA Iwan Setiyabudi, saat dikonfirmasi, membenarkan adanya kasus pencurian serta penangkapan tersebut terhadap lelaki RK alias Rio.

Iwan mengatakan, penangkapan terhadap RK, atas dasar laporan dari korban R dan langsung dilakukan pengembangan oleh gabungan tim Resmob Polres Bitung.

“Dari pengembangan yang dilakukan Tim Resmob gabungan, Polsek Maesa dan Polsek Matuari, RK alias Rio terduga pelaku pencurian tersebut berhasil ditangkap disekitar wilayah kecamatan Girian kota Bitung, pada Jumat (11/3/2022) dini hari,” beber Iwan.

“Yang bersangkutan terpaksa dilumpuhkan dibagian kaki kanannya dengan Senpi dinas Polisi karena tidak koperatif dan berusaha kabur dari petugas,” sambungnya.

Menurut Iwan, RK melakukan aksi pencuriannya itu dengan cara mencongkel bagasi sepeda motor milik korban.

“Tanpa diketahui korban, lelaki RK alias Rio datang lalu mendekati dan mencongkel bagasi sepeda motor korban, kemudian RK alias Rio mengambil uang tunai dan HP milik korban yang tersimpan didalamnya selajuntnya melarikan diri,” ungkapnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuataanya, lanjut Kasi Humas Polres Bitung, RK alias Rio saat ini diamankan di Polsek Matuari bersama barang bukti untuk proses lebih lanjut.

“Saat ini terduga pelaku bersama barang bukti, 3 unit HP milik korban berupa 1 unit HP Samsung A02, 1 unit HP Oppo A1S, 1 unit HP Vivo serta 1 lembar kwintasi pembelian perhiasan emas senilai Rp. 6.000.000,- yang diduga pembelian perhiasan emas tersebut menggunakan uang hasil kejahatan, sudah diamankan di Polsek Matuari, guna proses penyidikan lebih lanjut,” pungkas IPDA Iwan Setiyabudi.

 

Pewarta : Maulana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.