Berikut keterangan Jubir salah satu Bacakades sekaligus BPD Desa Pajaran Rembang

MITRAPOL.com, Pasuruan Jatim – Warga Desa Pajaran Kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan saat ini ramai memperbincangkan salah satu Bacakades yang bernama ABD. Faqih alias AB nama panggilan akrabnya.

Pasalnya pada tanggal 10 Maret 2022 sekitar pukul 10.00 Wib lebih AB mendaftarkan diri sebagai Calon Kades PAW (Pergantian Antar Waktu) di Balai Desa Pajaran, Berkas Administrasi pun di terima dan di periksa oleh panitia Pendaftaran Pilkades, namun berkas AB tersebut di kembalikan kembali oleh panitia pendaftaran yang di ketahui bahwa ada 2 berkas AB yang berbeda dengan ijazahnya yaitu perbedaan nama pada orang tuanya, di ijazah tertulis Fatkur Rozi sedang di KK dan Akte Kelahiran tertulis Fathur Rosi.

Setelah pengembalian berkas dokumen tersebut, keesokan harinya 11 Maret 2022 AB datang kembali dengan membawa berkas yang sudah dilakukan perbaikan dan di terima oleh panitia pendaftaran Pilkades.

Pertanyaannya..!!, apakah mungkin pengurusan perubahan nama orang tua di dalam Akte Kelahiran dan KK (Kartu Keluarga) dapat di lampaui secara singkat hanya dalam kurun waktu 1 hari saja, dokumen tersebut jadi kalau langsung lewat orang dalam Disdukcapil, apalagi 2 Dokumen sekaligus yaitu Akte Kelahiran dan KK (Kartu Keluarga) yang di keluarkan di tanggal yang sama…??

Jika benar itu melalui orang dalam yang berada di Disdukcapil, siapa sosok orang dalam tersebut..??

Menanggapi hal tersebut kami awak media mencoba mendatangi rumah AB untuk klarifikasi langsung kepada Bakal Calon Kades ABD. Faqih, namun kami tidak di temui dan malah kami di arahkan untuk mendatangi rumah Rokib yang notabene selaku Bendahara BPD Desa Pajaran.

Rokib BPD mengatakan jika ada pertanyaan terkait AB bisa langsung tanya ke dirinya langsung, dirinya mengaku kalau AB tidak mau memberikan keterangan apapun, kalaupun ada, bisa tanya langsung ke dirinya.

“Saat ini AB tidak mau di wawancarai, jika ada pertanyaan terkait AB bisa langsung melalui saya saja, karena AB sudah pasrah dengan saya, Ab itu saudara saya, saudara dekat, teman” ucap Rokib BPD Pajaran. Senin, (21/03)

Rokib BPD mengaku bahwa dirinya memang mengetahui bahwa pada tanggal 10 Maret 2022 Berkas persyaratan pendaftaran Bacakades AB memang di kembalikan pada AB.

Hal itu di karenakan ada kesalahan pada nama orang tua AB (Bacakades) pada Akte Kelahiran dan KK, pada saat itu juga AB langsung minta surat pengantar perbaikan Akte Kelahiran dan KK ke Desa melalui PJ Kades Mul, setelah itu AB Langsung ke Disdukcapil untuk menyerahkan berkas yang hendak di perbaiki itu.

“Pada hari Kamis (10/03) kemarin AB daftar, dan setelah di periksa ternyata berkas AB di kembalikan karena nama orang tua di Akte Kelahiran dan KK tidak sesuai dengan di ijazahnya pak, lalu AB langsung ke PJ Mul untuk minta surat pengantar perbaikan ke Disdukcapil, setelah itu AB langsung berangkat ke Disdukcapil pada hari itu juga” ujar Rokib bendahara BPD Pajaran pada Awak media.

“Sesampainya di Disdukcapil berkas tersebut di serahkan AB kepada ORANG DALAM Disdukcapil itu, setelah itu tanggal 11 Maret 2022 AB di hubungi Orang Disdukcapil untuk mengambil berkas tersebut, Akte Kelahiran dan KK sudah di ubah dan di keluarkan di tanggal yang sama yaitu 11 Maret 2022, setelah itu langsung di serahkan ke Panitia Pendaftaran Pilkades Desa Pajaran” tambah Rokib BPD

“Lah… Masalah siapa-siapanya orang dalam Disdukcapil itu, njenengan silahkan kroscek langsung saja ke Disdukcapil sana pak” Pinta Rokib BPD pada awak Media.

Merujuk pada Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 pasal 490 dan 494 sangat jelas melarang Kepala desa dan perangkat termasuk BPD berpolitik.

Bahwa pada Pasal 490 menyebutkan setiap aparatur sipil negara, Kepala Desa atau nama lainnya termasuk BPD dan perangkat lainnya dilarang ikut serta mengajak, terlibat atau menguntungkan salah satu peserta pemilu maka sanksinya adalah pidana kurungan selama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak 12 juta rupiah. Bersambung..

 

Pewarta : Lan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.