Keluhan warga terkait tumpukan Sampah di Teluk Pandeglang Banten, Kades Teluk bilang begini

MITRAPOL.com, Pandegglang – Puluhan kubik sampah yang ada di Desa Teluk Kecamatan Labuan kabupaten pandeglang di keluhkan warga, pasalnya saat warga di larang membuang sampah di pesisir sungai dan laut berujung menumpuk.

Menurut para warga khususnya kaum ibu-ibu sangat menyayangkan adanya peringatan namun tak ada solusi sehingga sampah tetap saja menumpuk.

” Kami selaku masyarakat khususnya para ibu – ibu, sangat khawtir sekali dengan banyaknya sampah yang ada di lingkungan kami, bisa menjadi penyakit bagi kami pak, jika lama -lama harus mencium baunya sampah,” ungkap Saminah warga pesisir pantai teluk.

Saminah juga memaparkan, jika awalnya Kepala Desa melarang kami buang sampah sembarangan apa lagi dikali ataupun di pesisir Laut.

” Kami dihimbau agar tidak membuang sampah di kali atau di pesisir pantai, dan betul beberapa kali sampah -sampah yang dikumpulin diangkut, Namun sekarang sudah tidak lagi jadi kami harus membuang kemana lagi pak,” tuturnya.

Sementara Erde selaku Sekretaris dari DPD Gempita Pandeglang juga menyikapi terkait banyaknya sampah yang terbelengkalai di Kecamatan Labuan terutama di Desa Teluk dan Pasar Labuan kecamatan Labuan Kaabupaten Pandeglang.

Menurutnya sampah yang ada di Desa Teluk tersebut sudah sangat mengganggu bagi masyarakat apabila terjadi tumpukan.

Kami ingat saat Gubernur Banten mengunjungi Desa Teluk beberapa bulan lalu, dengan kehadiranya beberapa awak Media menanyakan terkait sampah. dan gubernur juga mengungkapkan akan segera di sikapi melalui Dinas terkait, namun apa..? sekarang terlihat menumpuk bahkan kendaraan pengangkut sampah juga terlihat sekarang sudah 4 hari di kantor Desa Teluk, dengan membawa sampah di atas bak nya,” ungkap Erde kepada Awak Media.

“Kami berharap kepada Bupati melalui Dinas terkait agar segera menyikapi dan duduk bersama dengan aparatur Kecamatan dan Desa, segera ambil sikap,” pintanya.

Saat awak Media mengkonfirmasi terhadap Kepala DesaTeluk, Sofyan Hadi juga membenarkan keluhan warga tersebut,” memang benar pak warga sudah banyak yang mengeluh terhadap kami terkait sampah ini, dan kami juga sebelumnya sudah berjalan mengakuti sampah warga, namun sekarang ini kami agak kesulitan membuangnya.

“Dan kami juga berharap agar dinas lingkungan hidup segera mencari solusi, sebelum sampah mencapai debit kubiknya bertambah,” ucap Sofyan Hadi.

 

Pewarta : Royen Siregar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.