Sikapi laporan masyarakat, DLH Simeulue tinjau dugaan ilegal mining di Sigulai

MITRAPOL.com, Kab Simeulue – Menyikapi informasi dari masyarakat Tim Dinas Lingkungan Hidup turun langsung kelokasi tempat penambangan Galian C yang diduga belum kantongin izin tepatnya di Desa Sigulai Kecamatan Simeulue Barat Kabupaten Simeulue.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Salmarita, yang Didampingi Kasat Satpol PP Dodi Juliardi.BAS bersama dengan Kabid Tata Ruang PUPR Fikrianto, Badan Perizinan Samsuddin, Camat Simeulue Barat Jaswir dan Kepala Desa Sigulai Sarwidin, Kelokasi penambangan Galian C pada hari, Selasa (22/3/2022).

Kadis Dinas Lingkungan Hidup Simeulue Salmarita mengatakan, “turun tim kelokasi atas ada informasinya dari Warga setempat adanya kegiatan Penambangan Galian Liar tidak memiliki Izin di Desa Sigulai.”

“Selanjutnya kami bersama tim turun ke Lokasi penambangan Galian yang dicurigai tidak memiliki izin yang di informasikan warga tersebut.”

“benar, Lokasi pertama yang didapati itu bukan dititik Kordinat yang sudah ada izin, memang awalnya ada yang telah di usulkan berdasarkan dari pemohon yaitu saudara “llham irawadi”

Kemudian direkomendasikan Ke Provinsi Aceh ada seluas 6,5 HA akan tetapi keluar izin yang ditetapkan perizinan provinsi aceh untuk Saudara”Ilham irawadi”Hanya 2,5 HA saja

“Lokasinya pun bukan di sini, tapi keatas lagi Lebih kurang ada 400 meter jauh nya lagi dari sini. Namun yang lebih tau titik kordinat nya dari bidang Tata ruang, dan titik lokasi koordinatnya bukan disini lokasinya.” ucap Salmarita

Kalau Lokasi yang sedang kita lihat ini sudah pernah kami tegur dari Dinas Lingkungan hidup,” terang Salmarita, kepada semua tim yang hadir pada tanggal 22 /3/2022 lalu.

Kabid tata Ruang PUPR Simeulue, Fikrianto setelah memastikan peta titik Kordinat nya langsung mengatakan’, “bukan disini titik Kordinat yang diusulkan oleh pemohon izin atas nama (Ilham irawadi)

“Jelas Lokasi nya bukan di sini akan tetapi keatas lagi, ucap fikrianto menunjuk, seperti yang didalam titik kordinat Peta ini lebih kurang ada 400 meter lagi ke atas, ujar kabid Tata ruang PUPR fikrianto sambil menunjukan peta lokasi kepada Rombongan tim.

Memang sebelumnya Pemohon izin untuk direkomedasikan ke perizinan Provinsi ada seluas 6,5 Ha tapi yang keluar izin 2,5 Ha, tapi lokasinya bukan disini, “lokasi yang sedang kita dapati ini saya nyatakan, “BUKAN” pungkas Fikrianto

Fikrianto selaku Kabid Tata Ruang PUPR menyatakan,”Lokasi penambangan yang ada izin atas nama “ilham irawadi” bukan disini Lokasinya, ” jelas yang tempat kita berdiri saat ini tidak ada izin”tegas Kabid tata ruang PUPR Fikrianto,

Badan Perizinan Kabupaten Simeulue, Samsuddin menerangkan tempat Galian penambangan yang dilaporkan warga di desa Sigulai benar tidak memiliki izin lokasinya, ini tidak sesuai dengan titik koordinatnya yang pernah direkomendasikan kepada perizinan Provinsi Aceh,

Setau kami dari Badan perizinan Simeulue yang ada izin Hanya seluas 2,5 Ha dan titik Kordinatnya bukan disini,” menentukan titik Kordinat nya ada tim dari Kabid Tata Ruang PUPR Simeulue Bapak fikrianto bersama tim nya,

“Peta nya pun ada, tapi kalau lokasi yang sedang kita lihat ini bukan,”tidak termasuk dalam Lokasi yang suda ada izin, “pungkas Samsuddin

Camat Kecamatan Simeulue Barat, Jaswir mengakui Bahan Matrial hasil Galian yang diambil dari Lokasi diangkut dengan mobil Dump Truck ke Lokasi Irigasi yang sedang di bangun saat ini.

“Iya, setahu kami yang juga pernah kami lihat matrial nya diangkut ke Lokasi Irigasi yang sedang di bangun Perusahaan saat ini di Desa Sigulai,” tutup Jaswir Camat Simeulue barat.

 

Pewarta : Hendra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.