Kunjungi Objek Wisata Amor, Komisi II DPRD Metro sosialiasasikan Perda dan UU Ekonomi Kreatif

MITRAPOL.com, Metro Lampung – Komisi II DPRD Metro melakukan kunjungan kerja dalam rangka Sosialisasi UU. No 24 Tahun 2019 tentang Ekonomi Kreatif dan Perda Kota Metro Nomor 3 Tahun 2015 Tentang Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Kota Metro 2014—2033 yang berlangsung di objek wisata Kopi Yos di kawasan Destinasi Amor Yosomulyo, Metro Pusat, Minggu pagi, (27/3).

Dalam kunjungan dipimpin Ketua Komisi II DPRD Kota Metro, H.Fahmi Anwar,SE bersama anggotanya. Pada kesempatan itu, ia menyampaikan kepada pelaku ekonomi kreatif dan memperdayakan semua komponen masyarakat serta pemahaman tentang kedua produk hukum tersebut.

“Ketika ada kelompok yang berkreasi dan berinovasi dalam mengembangkan dunia usaha bidang ekonomi kreatif, banyak sekali masukan. Oleh karena itu, jangan heran, itu merupakan tantangan untuk lebih maju lagi. Sekarang ini, banyak tumbuh dan berkembang usaha-usaha ekonomi kreatif yang diluncurkan berbarengan dengan Destinasi Wisata. Namun, apa yang disodorkan kepada konsumen belum mewakili nilai-nilai lokal. Kedepan kita lebih banyak melakukan sharing, agar usaha dari komunitas Destinasi Amor ini dapat mampu mengejar program yang sudah dicanangkan,” ujarnya.

Ditambahkan, Anggota Komisi II, Wahid memberikan contoh, bahwasanya saat ini banyak berdiri masjid besar di Kota Metro. Namun, setelah diresmikan jamaah kian hari makin berkurang.

“Yang bagus itu adalah isi masjid (jemaahnya) dan musala. Artinya, jemaahnya dari shaf pertama penuh ke belakang, bukannya shaf yang sudah penuh terus maju ke shaf terdepan,” jelas Wahid.

Ditambahkan Wahid, ia juga berharap kedepan usaha-usaha seperti objek wisata Pasar Amor bisa menampilkan produk makanan Takjil pada saat bulan suci Ramadhan.

“Pada saat Bulan Suci Ramadhan, saya harapkan tampilkan ciri kekhasan berbagai macam kuliner objek wisata Amor ini dan berbeda dari tempat lainnya,” pintanya.

Sementara itu, penggagas berdirinya Destinasi Amor (Dewi Amor), Verry Sudarto mengatakan, bahwa pihaknya masih membutuhkan waktu dan berproses sampai tujuan dan menggaet beberapa tokoh dan pihak agar dapat bersinergi mengembangkan Destinasi Amor.

“Walaupun tanpa pemasok dana, kita harus berbuat. Mengingat di Kota Metro boleh dikatakan tidak ada perusahaan besar dan ini saja belum sampai 25 persen. Nantinya, rencana akan dicanangkan dan dibuat Playing Fox, panggung seni dan budaya serta kios-kios kuliner dan souvenir untuk wisatawan dan direncakan launching usai Idul Fitri,” tutup Very Sudarto.

 

 

Pewarta : MM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.