Kaperwil Mitrapol Aceh Minta Komitmen Jaksa Agung Terkait Larangan Intervensi Proses Tender oleh Seluruh Kajati dan Kajari

MITRAPOL.com, Prov Aceh – Kepala Perwakilan (Kaperwil) Mitrapol Aceh, Teuku Indra Yoesdiansyah, SKM, S.H., meminta Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan atensi khusus untuk para oknum jaksa nakal yang ada di Aceh.

Kaperwil Mitrapol Aceh, meminta agar Jaksa Agung, Prof. Dr. ST. Burhanuddin, S.H., MM., serius dengan pernyataannya beberapa waktu lalu yang melarang anggotanya intervensi tentang Proyek/tender dan Kaperwil Mitrapol Aceh berharap kepada Kajagung jika ada oknum jaksa nakal masih ikut Intervensi atau bermain proyek untuk segera di copot dan ditindak dengan tegas secara hukum yang berlaku ucapnya.

“Selama ini kita masih kerap mendengar adanya proyek – proyek yang menyeret nama oknum di kejaksaan, baik di tingkat provinsi maupun di kabupaten/kota khususnya di Aceh,” kata Teuku Indra, Selasa, 19 April 2022.

Kaperwil Mitrapol Aceh itu mengharapkan, Lembaga Penegakan hukum seperti kejaksaan haruslah betul – betul bersih dari keterlibatan oknum jaksa yang bermain proyek sehingga Kejaksaan kita dapat tegak lurus dalam menjalankan amanah Undang – Undang ucapnya. Menurut Teuku Indra yang akrab dipanggil Popoen Sabang, jika selama ini kejaksaan di Aceh kerap diseret – seret namanya untuk kepentingan oknum kontraktor guna meraup keuntungan dalam pengadaan proyek di Provinsi Aceh maupun di Kabupaten/Kota di seluruh wilayah Aceh.

“Karena itu, kita selaku Mitra Kerja Penegakan hukum, meminta kepada Bapak Jaksa Agung untuk segera memperhatikan dengan baik proses pelelangan proyek di Aceh agar tidak terjadi tarik – menarik kepentingan didalam memenangkan sebuah kegiatan proyek/tender kepada pihak tertentu yang menyeret nama kejaksaan sehingga dapat merusak citra Adhyaksa yang selama ini telah membaik di bawah pimpinan Bapak Jaksa Agung,”ujarnya.

“Bila perlu, Kajagung segera mengirimkan team satgas khusus untuk mengawasi lelang proyek di Aceh, karena seringnya para oknum kontraktor nakal membawa – bawa nama kejaksaan dalam proses lelang tersebut dan kami selaku Mitra Kerja siap memberikan informasi dan dukungan penuh terkait hal tersebut jika diperlukan,” ungkap Kaperwil Mitrapol Aceh.

Kejagung juga diminta untuk menerima laporan masyarakat dengan tetap merahasiakan identitas pelapor sehingga masyarakat ataupun PNS yang di intervensi tidak takut untuk melaporkan jika ada oknum jaksa nakal tersebut ujar Kaperwil Mitrapol Aceh

Sebagaimana disampaikan oleh Bapak Jaksa Agung beberapa waktu lalu, bahkan Jaksa Agung dengan tegas mengatakan saat itu jika masih ada oknum Jaksa yang nakal nantinya bakal diberikan sanksi yang keras terkait hal tersebut ucap Teuku Indra mengutip pernyataan Jaksa Agung beberapa waktu yang lalu.

“Kita juga mengharapkan kepada Bapak Kajagung untuk memberikan sanksi tegas kepada oknum jaksa yang terbukti main proyek sesuai dengan peringatan keras yang telah disampaikan Bapak Kajagung, saya kira ini harus dilakukan demi menjaga nama baik Kejaksaan,” ujar Kaperwil Mitrapol Aceh.

“Jangan sampai gara – gara segelintir oknum jaksa yang main proyek di daerah membuat masyarakat nantinya kehilangan kepercayaan kepada Lembaga kejaksaan dan selaku Mitra Kerja Penegak hukum, kami dari Media Mitrapol siap mendukung Kejagung dalam menindak tegas oknum yang terlibat main proyek, kita juga akan melaporkan jika menemukan oknum jaksa main proyek khususnya di daerah Aceh ini,” tutup Teuku Indra selaku Kaperwil Mitrapol Aceh degan tegas.

Wait and See, kita pasti akan segera laporkan jika mendapatkan adanya oknum Jaksa yang coba – coba ikut Intervensi dalam Proyek/tender di Aceh ini, saat ini Media Mitrapol Aceh sedang mengumpulkan bukti – bukti dan saksi – saksi terkait hal tersebut,” tutupnya.

 

Pewarta : Hidayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.