Demi Memperlancar Arus Mudik 2022, Pokdar Kamtibmas Bhayangkara Nasional Siap Bantu Korlantas Polri

MITRAPOL.com, Jakarta – Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi mematangkan persiapan pengamanan mudik lebaran 2022 melalui simulasi tactical floor game. Dalam kesempatan itu, Firman menyampaikan beberapa arahan kepada jajaran di bawahnya.

Kegiatan ini turut dihadiri pejabat utama Korlantas Polri diantaranya Dirgakkum Korlantas Polri, Dirkamsel Korlantas Polri, Dirregident Korlantas polri dan Polda Metro Jaya, Polda Banten, Polda Jabar, hingga Polda Jateng. Lalu turut pula hadir beberapa instansi lain seperti PT Jasa Raharja, Jasa Marga, Kepala BPJT hingga Ditjen Perubungan Darat.

“Yang pertama, laksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab, gembira tapi serius,” ujar Firman di Gedung NTMC Polri, Jakarta, Kamis (21/4).

Menurut Firman, sikap demikian bakal menghasilkan persepsi dan pola tindak yang sinergis. Baik antar polda maupun dengan instansi lainnya. “Yang kedua, cara bertindak yang akan dibagikan harus bisa diimplementasikan pada saat di lapangan dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi yang berkembang secara dinamis,” ucapnya.

Sementara ketiga, Firman meminta jajarannya bisa menjawab persoalan-persoalan yang telah diskenariokan. Sehingga, pelaksanaannya berjalan baik.

Firman menjelaskan, simulasi TFG ini membahas sejumlah hal penting terkait pengamanan mudik lebaran. Mulai dari kesiapan petugas, teknis, hingga penyamaan persepsi di lapangan.

“Kegiatan ini bertujuan mengetahui sejauh mana kesiapan personil maupun sarana pendukung lainnya, serta persamaan persepsi dan pola tindak antar wilayah Polda,” kata dia.

Disamping itu juga Firman akan bekerjasama dengan seluruh jajaran baik itu TNI, Polri, Dishub, serta Pokdar Kamtibmas agar ikut berperan aktif dalam membantu tugas kepolisian dengan menerjunkan anggotanya yang tersebar diseluruh Indonesia.

Memperkirakan puncak arus mudik pada tahun ini bisa terjadi pada rentang H-5 hingga H+1 lebaran

Bila Hari Raya Idulfitri 1443 H nantinya jatuh pada 2 Mei, artinya puncak arus mudik bisa terjadi pada 27 April hingga 3 Mei 2022. Meski demikian, sampai saat ini pemerintah melalui Kementerian Agama belum memutuskan kapan 1 Syawal 1443 H atau Hari Raya Idulfitri tahun ini akan tiba

Lebih lanjut, Irjen Firman menegaskan bakal mengedepankan sinergitas dan kolaborasi. Dia pun berharap pengamanan mudik lebaran tahun ini berjalan optimal. “Yang tidak kalah penting adalah membangun kemitraan dan sinergitas dengan para pemangku kepentingan lainnya,” tuturnya.

Firman juga mengajak masyarakat untuk vaksin booster agar mudik 2022 berjalan lancar. Sesuai arahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi bahwa syarat mudik tidak ada penyekatan, melainkan masyarakat untuk sudah menerima vaksinasi lengkap dosis 1, 2 dan booster.

“Bapak Presiden Joko Widodo telah menyampaikan masyarakat diperbolehkan cuti mudik dengan syarat kerjasama masyarakat yang diharapkan sudah divaksin,” tegasnya.

 

Pewarta : Labet Z

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.